HALTENG — Di hamparan ladang Kilometer Tiga, Desa Persiapan Ake Ici Kecamatan Weda, langkah Ikram Malan Sangadji berpadu dengan semangat para petani, Senin (20/4/2026). Panen jagung yang dilakukan bersama Kelompok Tani Guloyoa bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menumbuhkan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Didampingi Kepala dan jajaran Dinas Pertanian, Bupati Ikram menyapa petani, meninjau hasil panen, dan memastikan langsung kondisi di lapangan. Hasil yang dinilai menggembirakan menjadi penanda bahwa pertanian di Halmahera Tengah menyimpan potensi besar untuk terus dikembangkan.
Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan alat dan sarana pertanian guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi pengelolaan lahan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi memperkuat fondasi ekonomi berbasis kerakyatan.
“Pertanian harus kita dorong bersama. Saya ingin petani di Halmahera Tengah semakin maju, mandiri, dan sejahtera melalui hasil yang mereka kelola,” ujar Ikram.
Ia menekankan, di tengah geliat sektor industri, pertanian tetap memegang peran strategis sebagai penjaga ketahanan pangan daerah. Dengan pengelolaan yang tepat, sektor ini diyakini mampu menjadi penopang utama kesejahteraan masyarakat.
Dinas Pertanian pun memastikan pendampingan berkelanjutan bagi kelompok tani agar keberhasilan panen tidak berhenti sebagai capaian sesaat, melainkan menjadi pola yang konsisten dan berdampak luas.
Panen jagung di Weda hari itu menjadi lebih dari sekadar hasil bumi, ia menjelma menjadi simbol harapan, bahwa dari tanah yang digarap dengan tekun, masa depan Halmahera Tengah terus ditumbuhkan. (Odhe/Red)
















