HALTENG ~ Fenomena maraknya wartawan luar daerah yang berkeliaran di wilayah Halmahera Tengah menuai sorotan tajam. Mereka diduga tidak sekadar menjalankan tugas jurnalistik, melainkan mengincar pemenuhan kebutuhan hidup dengan memanfaatkan situasi di lapangan.
Sejumlah pihak menilai praktik ini mencederai integritas profesi pers dan berpotensi menekan berbagai pihak demi keuntungan pribadi. Aktivitas yang kian masif ini memicu kekhawatiran akan munculnya tekanan terselubung, hingga dugaan praktik-praktik tidak etis yang mencoreng citra jurnalisme.
Kondisi ini menuntut pengawasan ketat serta penegakan kode etik yang lebih tegas. Tanpa langkah konkret, Halteng berisiko menjadi ladang oportunisme berkedok kerja jurnalistik. (Odhe/Red)













