Halteng, TeropongMalut — Gemuruh takbir dan lantunan ayat suci Al-Qur’an mulai menggema di pesisir Patani Barat. Desa Banemo, Kecamatan Patani Barat, resmi menjadi pusat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Halmahera Tengah tahun 2026, dengan suasana religius yang kental serta antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.
Perhelatan akbar syiar Islam itu tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat nilai spiritual masyarakat di tengah pesatnya pembangunan daerah di Bumi Fagogoru.

Sejak pagi hari, ribuan warga memadati jalan utama Desa Banemo untuk menyaksikan Pawai Ta’aruf yang menandai dimulainya rangkaian MTQ Ke-XI Kabupaten Halmahera Tengah. Pawai tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, didampingi Kabag Kesra Setda Halteng, Yusuf Hasan, serta unsur keamanan dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Ahlan Djumadil menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan ataupun ajang mencari juara. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi ruang untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat persaudaraan antarkecamatan di Halmahera Tengah.
“Melalui MTQ ini kita ingin menghadirkan syiar Islam yang damai, sejuk, dan penuh nilai kebersamaan,” ujarnya saat melepas peserta pawai di Banemo.
Suasana semakin semarak ketika iring-iringan kafilah dari 10 kecamatan tampil dengan atribut bernuansa Islami dan budaya lokal. Penampilan drumband pelajar SMP Negeri 6 Halmahera Tengah turut memeriahkan jalannya pawai, sementara masyarakat berdiri di sepanjang jalan memberikan sambutan hangat kepada para peserta.
Panitia pelaksana memastikan seluruh persiapan kegiatan telah hampir rampung. Kabag Kesra Setda Halteng, Yusuf Hasan, menyebut kesiapan pelaksanaan MTQ telah mencapai 99 persen, termasuk pembangunan astaka utama, akomodasi kafilah, hingga kesiapan teknis dewan hakim.
Astaka utama MTQ yang dibangun di kawasan pesisir Banemo menjadi salah satu daya tarik kegiatan tahun ini. Lokasinya yang berada di tepi pantai menghadirkan suasana berbeda dan menambah kekhidmatan pelaksanaan syiar Islam tersebut.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berharap MTQ 2026 mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam tilawah dan hafalan, tetapi juga memiliki karakter religius dan berakhlak baik. Para peserta terbaik nantinya diproyeksikan mewakili Halteng pada ajang MTQ tingkat Provinsi Maluku Utara hingga nasional.
Di balik kemeriahan acara, keterlibatan aktif masyarakat Patani Barat juga menjadi sorotan. Warga Banemo terlihat bahu-membahu menyambut tamu dan kafilah dari berbagai kecamatan, menciptakan suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Dengan persiapan matang serta dukungan penuh pemerintah dan masyarakat, MTQ Ke-XI Kabupaten Halmahera Tengah di Desa Banemo diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai keislaman, persatuan, dan keharmonisan sosial di tengah masyarakat Halmahera Tengah. (*)














