Teropong Malut.com | Morotai — Setelah mengalami dua kali penundaan, Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pergantian Antar Waktu (PAW) Desa Sambiki Baru, Kecamatan Morotai Timur, akhirnya menetapkan jadwal pencoblosan pada Kamis, 21 Mei 2026.
Sebelumnya, tahapan pemungutan suara sempat dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu dan Selasa. Namun, pelaksanaan tersebut tertunda karena panitia harus menggelar musyawarah ulang di tingkat RT, khususnya di RT 03, yang belum menuntaskan proses penentuan perwakilan pemilih dari berbagai unsur masyarakat.

Ketua Panitia Pilkades PAW Sambiki Baru, Atus Pipa, menjelaskan bahwa jadwal terbaru telah disepakati bersama seluruh pihak terkait.
“Pencoblosan akan dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, mulai pukul 08.00 WIT hingga 13.00 WIT. Setelah istirahat (Isoma) pukul 14.00 WIT, akan dilanjutkan dengan penghitungan suara pada pukul 15.00 WIT, sekaligus pleno penetapan kepala desa terpilih periode 2022–2030,” jelas Atus.
Ia menambahkan, jumlah pemilih dalam Pilkades PAW ini sebanyak 41 orang, yang terdiri dari perwakilan masing-masing RT serta tambahan 11 pemilih dari unsur tokoh masyarakat.
Adapun 11 perwakilan unsur tokoh tersebut meliputi:
- Nonice Lombanaung (Tokoh Agama/Pendeta)
- Ismit Sangaji (Imam)
- Henok Ipang (Tokoh Adat)
- Josman Bowombengo (Pendidikan)
- Albert Tutuarima (Tokoh Masyarakat)
- Selfina Sikunyir (Tokoh Perempuan)
- Hard Doter (Pemuda)
- Dominggus Kuda (Kelompok Tani)
- Yesfa Manyanyi (Kelompok Nelayan)
- Sofia Guhuhuku (Pengrajin)
- Putra Enus (Unsur Masyarakat Rentan/Miskin)
Menurut Atus, penetapan 11 perwakilan tersebut telah melalui musyawarah yang digelar di Kantor Desa Sambiki Baru, mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai, dengan melibatkan Penjabat Kepala Desa Hamid Naba, jajaran pemerintah desa, enam ketua RT, panitia Pilkades, Ketua dan anggota BPD, serta perwakilan pemilih dari tiap RT.
“Seluruh unsur telah dilibatkan agar proses berjalan transparan dan demokratis,” tambahnya.
Atus berharap seluruh pemilih yang telah ditetapkan dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik pada hari pencoblosan.
“Kami berharap 41 pemilih dapat hadir dan menyalurkan hak pilihnya secara bijak, sehingga menghasilkan kepala desa yang sesuai dengan harapan masyarakat,” tutupnya.
(Red/Taufik Sibua)














