Labuha, TeropongMalut.com Sekolah Dasar yang baru dipersiapkan pada tanggal 14/07/2019 di Desa Wayamiga Kecamatan Bacan Timur tepatnya dilingkungan kompleks Sungaira yang mulai melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sehari setelah Persiapan yang meskipun kondisi Halmahera Selatan masi belum stabil paska terjadi gempa.
Berdasarkan Pantauan wartawan Teropong Malut.com, dilokasi berlangsungnya Proses Belajar Mengajar (KBM) di sekolah ini, masih menggunakan Gedung Bekas Milik Perusahaan yang sebelumnya dijadikan gudang.

Kecamatan Bacan Timur Halel
Meskipun sekolah ini belum secara resmi didirikan dan baru melakukan Proses KBM namun, dengan siswa yang berjumlah 17 Orang menandakan antusias warga setempat sangat besar dalam upaya mendirikan sekolah ini sampai-sampai menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan Gedung Sekolah.
Halifat Wahid, M.Pd. sebagai Inisiator Proses perencanaan Pendirian sekolah Dasar ini menyampaikan “Dalam Proses pendirian sekolah ini Halifat sudah wacanakan secara lisan Kepada Pihak Dinas Pendidikan dalam hal Ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Selatan, Nurlela Muhamad dan beliau sudah memberikan respon positif bahkan untuk Surat Keputusan Yayasannya sudah di kantongi Halifat” Tuturnya

Inisiatif akan didirikannya Sekolah tinggkat Dasar yang berlokasi di Sungaira ini, karena jarak tempuh dalam mengakses sekolah-sekolah di sekitar Sungaira bisa dibilang jauh meskipun dalam pendiriannya terkendala pada penentuan Zona lokasi yang harus berjarak 6 Kilo meter dari Gedung Sekolah yang sudah ada.

“Sebenarnya kita ini sifatnya memberanikan diri untuk mengambil inisiatif mendirikan sekolah ini dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat di lingkungan Sungaira yang mayoritas pendapatannya sangat bergantung pada kondisi sungai karena rata-rata masyarakat dilingkungan ini pekerjaannya menambang pasir dan batu dalam memenuhi kebutuhan kesehariannya” Tutup Halifat yang juga sebagai Kepala Seksi Bidang PAUD Dinas Pendidikan saat dikonfirmasi awak media via telpon seluler 29/07

Terpisah Kepala Sekolah Sementara Sakina Kamarullah, S.Pd. yang ditunjuk langsung pengambil inisiator, mengutarakan bahwa. “Sangat terbantu dengan kehadiran sekolah ini karena masyarakat disini untuk menyekolahkan anak-anaknya harus menempuh jarak kurang lebih 1,2 kilo meter baik menuju Marabose maupun ke Wayamiga jaraknya hampir sama, makanya dengan kehadiran sekolah ini kami dari Dewan guru terdiri dari 4 orang yang ingin mengabdikan diri sangat mengharapkan antusias dari Pihak terkait yaitu Pemerintah Daerah agar sekiranya bisa membantu mempercepat proses perizinan sekolah ini”. Tandasnya. (Nawir)
















