Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, Teropong malut.com – Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Pemkab Halteng Senin, (30/5/2022) hari ini kembali di serbu ratusan warga masyarakat untuk memproses Surat Keterangan Pindah Warga Negara Indonesia (SKP-WNI/KTP) Kepala Keluarga (KK), dan dokumen lainnya.
Namun berdasarkan informasi yang diperoleh media Senin, (30/5/2022) siang tadi di lapangan ternyata lebih banyak kepengurusan tindaklanjut dokumen pindah penduduk seperti SKP-WNI yang mendominasi dokumen lainnya.
Perihal ini terjadi lantaran adanya Investor Asing yang beraktivitas di Lelilef Tanjung Ulie Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) Provinsi Maluku Utara (Malut) yang saat ini menjadi magnet ribuan pencari kerja.
Dari informasi resmi Kepala Dinas Dukcapil Pemkab Halteng tahun 2021 lalu bahwa warga pencari kerja di Halteng di dominasi suku Buton dan Ambon barulah suku yang lain yang tidak terlalu banyak jumlahnya.
Amatan media ini hari ini bahwa Kantor Dinas Pemerintahan yang sangat padat aktivitas pelayanannya adalah Kantor Dukcapil, Polres, Nakertrans. Ketiga kantor pelayanan ini jarang terlihat sepi dari pengunjung warga dari kalangan pencari kerja.















