Reporter : Odhe
Editor : Redaktur
HALTENG, Teropongmalut.com – Proyek wisata Nusliko Park yang baru saja di tuntaskan pekerjaannya pada tahun 2022 oleh pihak kontraktor dengan tujuan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Halteng rupanya tak berkualitas.
Buktinya, proyek wisata yang banyak dikunjungi ini mulai menunjukan ketidak kualitasnya kepada pengunjung. Kerusakan papan jembatan penyebrangan, bahkan sejumlah rumah hunian tergenang air pasang. Dengan kondisi itu, beberapa pengunjung Ahad, (19/2/23) sore kemarin mengaku ini kegagalan perencanaan dalam pembangunan wisata Nusliko Park,” ujar mereka.
Mereka justru menilai proyek pengembangan wisata Nusliko Park sebentar lagi tak bakalan di kunjungi lagi jika kerusakannya semakin parah. Padahal belum lama dikerjakan tetapi papan jembatan penyebrangannya sudah jebol (berlubang),” kesal beberapa pengunjung kepada media ini.
Akibat tidak dilakukan perencanaan yang matang lanjut para pengunjung, mereka juga menilai soal pengawasan diawasi yang tak ketat dari Dispar Pemkab Halteng sehingga dikerjakan asal jadi saja oleh pihak kontraktor. Padahal, sudah tentu proyek pengembangan wisata Nusliko Park ini menguras anggaran milyaran rupiah. Kalau proyek sudah rusak begini dan dibiarkan rusak. Kedepan tak bakalan lagi di kunjungi warga.
Sebab, banyak papan yang sudah lapuk sehingga diharapkan para pengunjung agar melangkah dengan hati-hati,” jelas mereka.
Sebelum peresmian, Wisata Nusliko Park ini pernah menarik retribusi dari pengunjung. Dan mulai Ahad, (19/2/23) kemarin kembali Action menarik retribusi guna menambah pendapatan asli daerah dengan harga tarif masuk yang berbeda. Yakni dewasa Rp 10.000/orang dan anak-anak Rp 5.000/orang.
Amatan media ini Ahad, (19/2/2023) sore kemarin sejumlah rumah hunian Wisata Nusliko Park tergenang air pasang, dan kerusakan papan jembatan penyebrangan. Tak hanya itu, Toilet dan kamar mandi pun menimbulkan bau tak sedap. Sepertinya asset wisata Nusliko Park dinilai tak terawat dengan baik dari petugasnya.














