Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, Teropong malut.com – Belakangan ini Kepala Desa Woekob Jeferson Burnama sering mengirim pesan singkat “Hati-hati” kepada media ini. Pesan singkat Kades tersebut diduga sedikit pusing menghadapi berbagai persoalan di desa. Apa lagi saat ini desa Woekob menjadi desa milyarder imbas dari pembayaran lahan.
Untuk menanggapi berbagai sorotan warga yang disampaikan ke media. Kades kumpul warga masyarakat gelar rapat yang berlangsung di teras rumah Kepala Desa Woekob Jeferson Burnama.
Rapat yang digelar Kepala Desa Woekob Jeferson Burnama bilang warga cuma mo tau siapa-siapa yang di wawancara media sehingga bisa
atas nama warga Woekob dan mengenai harga lahan hati-hati bisa bahaya ketika isu itu benar.
“Saya sudah kumpul warga masyarakat, sekarang siapa yang bertanggung jawab. Pembayaran lahan akan di hentikan tunggu sampai sertifikat balik nama keluar. Bahkan dengan pemahaman yang dinilai sempit Kades menyampaikan kewarga bahwa pembayaran di hentikan lantaran media.
Menyangkut uang 1 juta stengah itu lanjut Kades, anda tidak pahan sama masyarakat yang kasih informasi juga karena itu bukan kerja kalian. Jadi saya cuma bilang hati-hati. Dan akan lebih banyak lagi masyarakat yang akan susul soalnya mereka itu benar-benar paham tentang uang 1 juta stenga yang di permasalakan oknum warga itu,” jelasnya.
Kades juga bilang bahwa lahan Restan atau lahan R adalah lahan desa sehingga dilakukan merata seluruh masyarakat. “Itu lahan desa bukan lahan pribadi kamu bisa paham itu jadi di lakukan merata seluruh masyarakat.
Lanjut Kades bukan lahan harus dibayar sesuai luasan tanah kepada masyarakat secara pribadi. Ketika dikonfirmasi kalau lahan tersebut lahan desa kenapa tak dilarang saat warga berkebun dan bercocok tanam di lahan tersebut (lahan R). Kades Woekob Jeferson Burnama mengaku Itu sudah peringatkan sejak dulu tapi dorang tara dengar buktinya sampai sekarang ini dorang tau lahan R.
Kades Woekob Jeferson Burnama juga bilang dengan pembagian merata 40 juta dalam pembebasan lahan desa. Itulah Kades yang bijaksana untuk membantu masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya via pesan singkat.














