Diminta Taat Prokes Dalam Bekerja, Malah WK Ini Diancam Formen Tamim Group C

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

Halteng, TM – Human Resources Development atau HRD yang merupakan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi asset berharga maupun bertanggung jawab dalam suatu perusahaan. Olehnya itu diminta segera memproses salah satu Formen Tamim pada Group C karena diduga telah mengancam salah satu oknum karyawan inisial WK.

Pengancaman itu terjadi saat WK menindaklanjuti perintah atasan pada bagian Sefty yang meminta kepada WK agar mengingatkan kepada semua karyawan yang tak menggunakan masker. Gegara perintah tersebut oknum Formen Tamim pada Group C diduga kesal atau merasa lebih hebat dari WK kemudian melempar ungkapan ke group nya yang mengancam keselamatan WK yang diperintahkan atasan Sefty China soal penggunaan masker saat berada di wilayah kerja.

Selaku pihak yang dirugikan dan merasa terancam (korban) dengan stedmen Formen Tamim pada group nya yang menimbulkan narasi pengancaman tersebut, dengan tegas dimintakan kepada pihak HRD PT IWIP untuk memproses Formen Tamim sebelum terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan bersama di lokasi kerja,” pintah WK kepada media ini Sabtu, (26/2/2022) kemarin.

HRD yang memiliki peranan penting dalam suatu organisasi agar berjalan pada rulesnya dan tujuan perusahaan dapat tercapai. WK sangat berharap agar Formen Tamim pada group C dapat di proses sebelum terjadi pengancaman di lokasi kerja. Sebab, WK (saya) hanya menjalankan perintah atasan Sefty China yang meminta kepada seluruh karyawan taat protokol kesehatan saat di lokasi kerja,” tandasnya.

Karena HRD ini mempunyai beberapa tugas dan tanggung jawab HRD yang berhubungan langsung dengan seluruh karyawan yang bekerja dalam perusahaan, WK berharap Formen Tamim di proses,” tuntasnya.

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *