Edaran Miras Tak Terkendali di Halteng, Angka Tindakan Kriminal Dinilai Meningkat,

Reporter : Odhe
Editor : Redaksi

HALTENG, Teropongmalut.com – Baru-baru ini warga desa Nusliko Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara digegerkan action tindakan kriminalitas yang dialami salah satu warga setempat yang hingga kini masih berbaring di ranjang RSUD Weda di desa Wedana.

Aksi kriminalitas tersebut atas penganiayaan Orang Tak dikenal (OTK) terhadap warga desa setempat hingga berlumuran darah pada bagian wajah dan seluruh badan korban. Peristiwa naas yang menimpa warga desa Nusliko Absalon Pusung (35) ini dikabarkan pada pukul 20.30 WIT malam di kampung baru yang berdekatan dengan wisata Nusliko Park.

Berdasarkan informasi yang diperoleh bahwa korban AP berlumuran darah di sekujur tubuhnya akibat sabetan barang tajam (parang) yang digunakan oleh OTK di bagian kepala.

Sementara pernyataan korban yang dilansir salah satu media online korban di aniaya oleh pelaku, saat korban (Absalon) pergi ke rumah untuk mengambil motor kakaknya, dan pada saat korban tiba di rumah pelaku suasana rumah pelaku sedang mati lampu dan korban pun mengintip di terali jendela dan memanggil tiba-tiba pelaku membuka pintu rumah langsung melakukan aksinya menggunakan parang ke arah kepala korban. Sampai saat ini korban mengaku belum mengetahui siapa pelakunya.

Atas peristiwa naas ini, pihak keluarga korban AP berharap pihak berwenang dapat menangkap pelakunya. Untuk diketahui bahwa yang menjadi korban pada tindakan penganiayaan itu ada tiga orang yakni Rendi dan Yusup Ali.

Atas peristiwa naas yang berdampak dari minuman keras (miras) ini, diminta kepada semua pihak agar ikut aktif dalam peredaran minuman keras (miras). Sebab, dampak dari miras adalah malapetaka dan bahkan dapat menimbulkan gejolak yang lebih besar lagi.

Miras sebagai pemicu aksi dan tindakan kriminalitas, tetapi masih banyak kaum muda yang tak pernah mengambil pelajaran dan hikmah positifnya. Padahal, berpesta miras dapat menimbulkan masalah dan huru hara yang dapat merugikan kita semua. Untuk itu, warga desa Nusliko ini berharap agar pengawasan dan patroli miras terus ditingkatkan oleh pihak yang berwenang,” tegas warga desa setempat kepada media via sambungan telpon genggam Senin, (24/04/2023) sore tadi.

Menurutnya, ini akibat warga desa Nusliko pun tak menyadari atas kondisi yang merugikan dan menimbulkan korban ini. Karena warga kami pun mengedar dan menjual minuman keras (miras) ini. “Nanti kalau so terjadi bagini baru tong momanyasal me sotarada guna,” tandas warga setempat.

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *