TEROPONGMALUT.COM – Keluarga Kepala BPKAD Halmahera Tengah, Abdurrahim Yau, mengecam keras tuduhan liar yang mengaitkan namanya dengan kasus narkoba yang melibatkan sopir pribadi. Mereka menilai desakan sepihak agar Abdurrahim menjalani tes urin sebagai bentuk framing ekstrem yang tidak berdasar dan mencemarkan nama baik.
“Kami menolak keras pemaksaan opini yang mencederai reputasi Abdurrahim,” tegas Hamdan Halil, selaku perwakilan keluarga.
Hamdan menyatakan, Abdurrahim siap menjalani tes urin jika ada panggilan resmi dari aparat penegak hukum (APH). Namun ia menegaskan, tidak ada satu pun bukti yang mengaitkan Abdurrahim dengan kasus tersebut. “Mobil dinas itu digunakan sopir tanpa izin, di luar jam kerja, dan tanpa sepengetahuan beliau. Kenapa justru Abdurrahim yang digiring opini publik?” tanyanya.
Ia menambahkan, jika tes urin tetap dipaksakan dan hasilnya negatif, pihak keluarga tidak akan tinggal diam. “Kami siap menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebar fitnah. Ini negara hukum, bukan tempat main cocoklogi,” tegas Hamdan. (Odhe/Red)














