Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
HALTENG, Teropongmalut.com – Proyek pembangunan fisik Gelanggang Olahraga (GOR) Fagogoru yang berlokasi di desa Nurweda Kecamatan Weda yang menelan anggaran puluhan milyaran rupiah dengan sistem multiyers (MY) tersebut dianggap membuang-buang anggaran semata.
Buktinya, proyek pembangunan fisik tersebut tak tuntas sampai akhir masa periode Elang-Rahim. Tak hanya itu, ada sejumlah lahan warga masyarakat pun dikabarkan belum habis terbayar sehingga progres proyek sistem multiyers itu kini tak berjalan lagi. Hal ini disampaikan salah satu warga kepada media ini Jumat, (24/03/23) sore tadi.
Dia mengatakan bahwa progres pembangunan fisik GOR Fagogoru yang menelan puluhan milyar APBD Halteng ini mestinya sudah dituntaskan pada tahun kemarin. Hanya saja, diduga terkendala dengan berbagai permasalahan terutama pada lahan warga yang dikabarkan belum tuntas diselesaikan sehingga progres pekerjaan mengalami sedikit masalah.
Warga yang enggan namanya disebutkan ini juga menjelaskan, bahwa pembangunan GOR ini terkesan dipaksakan, dan menghambur-hamburkan anggaran, karena masih banyak yang perlu dibangun dibandingkan dengan cita-cita Elang-Rahim soal GOR yang sebentar lagi akan mubazir ini.
“Menurut saya (buang-buang anggaran, red), tapi begitulah lain koki lain masakan, padahal masih banyak yang perlu dibangun, dan lebih bermanfaat,” terangnya.
Sebagai informasi, pembangunan fisik GOR Fagogoru yang menelan biaya sebesar Rp 79 milyar lebih ini dengan target selesai pada tahun 2022, namun terlihat hingga saat ini masih ada progres pekerjaan yang belum dituntaskan. Bahkan kini dikabarkan salah satu tribun timur GOR itu menggunakan dana CSR PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), yang nilainya belum disampaikan oleh Dinas terkait,” tuntasnya.















