Ternate — TeropongMalut. 22 November 2024, Pertandingan perdana Malut United melawan Persis Solo di Stadion Gelora Kie Raha, Jumat (22/11/2024), menjadi momen yang penuh euforia bagi para pecinta sepak bola di Maluku Utara. Dukungan luar biasa dari ribuan penonton yang memenuhi stadion terlihat dari penggunaan atribut seperti umbul-umbul, bendera, hingga jersey Malut United.
Sejak sore hari, ribuan orang telah memadati stadion. Zona 3 di pintu timur menjadi salah satu area yang paling ramai dengan antrean panjang. Kepadatan di sana bahkan membuat beberapa penonton berteriak meminta pintu segera dibuka. Salah satu petugas keamanan menjelaskan kepada penonton tentang aturan yang harus dipatuhi, termasuk larangan membawa botol air dan benda tajam.

Di pintu masuk, panitia tiket, aparat kepolisian, dan TNI bekerja sama untuk memastikan kelancaran dan keamanan pertandingan. Meski begitu, pintu utama tempat masuk kedua tim juga dipadati penonton yang berdesak-desakan, khawatir tidak mendapatkan tempat duduk atau terlambat menyaksikan laga.
Pertandingan berlangsung dengan sengit, namun Malut United berhasil menunjukkan performa gemilang. Dengan persiapan yang belum sepenuhnya matang, mereka sukses mengalahkan Persis Solo dengan skor telak 3-0. Gol pertama dicetak oleh Diego Martinez pada menit ke-53, disusul gol keduanya pada menit ke-67. Yakob Sayuri melengkapi kemenangan Malut United dengan gol di menit ke-79, berkat assist dari saudara kembarnya, Yance Sayuri, yang baru saja kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia.
Usai pertandingan, para pemain Malut United mendatangi tribun timur untuk mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari suporter. Suara yel-yel khas “Kie Raha, Kie Raha!” menggema di stadion, diiringi alat musik dan tepuk tangan meriah dari para penonton.
Tidak hanya memberikan semangat selama pertandingan, penonton juga menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan. Usai pertandingan, sejumlah penonton terlihat mengingatkan rekan-rekan mereka untuk memungut sampah yang berserakan. Seruan seperti “Ayo angkat sampah!” terdengar di berbagai sudut stadion.
Kemenangan ini menjadi awal yang manis bagi Malut United di kandang sendiri, sekaligus bukti bahwa semangat dan dukungan masyarakat Maluku Utara dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun prestasi sepak bola daerah. (Agis)

















