Pelaku Pemasok Miras Makin Menggila, Portal Moreala Dinilai Jebol,

HALTENG, Teropongmalut.com – Pelaku pemasok minuman keras (miras) jenis cap tikus (CT) di Ibu Kota Kabupaten Halmahera Tengah (Weda) Provinsi Maluku Utara dibilang meningkat dan menggila.

Perihal ini terus dilakukan para pelaku dan oknum petugas karena diduga keuntungan barang haram (miras) tersebut sangat menjanjikan.

Meskipun para pelaku pemasok minuman keras jenis cap tikus ini ketahui sering menimbulkan kekacauan, keributan dan bahkan berujung pada perkelahian antara suku sehingga wajar saja angka kriminalitas di wilayah ini terbilang meningkat dan dinyatakan wilayah rawan konflik. Hal ini terjadi karena diduga pintu masuk (Portal) Moreala di desa Wedana Kecamatan Weda di nilai jebol.

Kali ini pemasok barang haram (miras) ini kembali nampak di jalan PLN Kemenag tepat di rumah kosan Jiko Mobon di desa Nurweda yang diduga melibatkan dua orang perempuan dan tiga orang pemuda yang nginap di kosan tersebut. Berdasarkan keterangan pemilik kosan Jiko Mobon bahwa berkisar pukul 5.00 WIT pagi hari kurang lebih tiga karung warna kuning dan dua buah kardus semuanya berisi miras jenis cap tikus kemudian di evakuasi menggunakan kendaraan roda dua.

Sejumlah miras tersebut diduga disalurkan ke wilayah Industri yakni Lelilef karena harga miras di wilayah industri dibilang sangat menjanjikan. Tak hanya itu, berdasarkan temuan warga dan media beberapa bulan lalu, ada beberapa petugas pun ikut bertindak sebagai pelaku pemasok miras dan sejumlah miras itu dibawa ke wilayah industri.

Untuk mencegah berbagai kekacauan dan kericuhan yang sering terjadi di wilayah ini, diminta dukungan semua pihak termasuk pemilik kosan untuk memperhatikan gerak-gerik setiap warga yang menghuni rumah kosan.

Hal ini di sampaikan Iswan salah satu karyawan kepada media ini Jumat, (30/12/2022) pagi tadi.

Menurutnya, sejumlah kekacauan dan kericuhan yang terjadi di kalangan masyarakat pemicunya berasal dari konsumsi alkohol atau minuman keras (miras). Iswan bilang, jika kita gagal membasmi pemicu konflik tersebut maka perihal yang meresahkan masyarakat ini masih akan tetap terjadi. Bahkan bisa menimbulkan gerakan yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

Terkait pemasok miras oleh dua orang perempuan yang nginap di kosan Jiko Mobon saat dimintai keterangan membenarkan hal itu. Namun, mereka mengaku memperoleh miras itu dari wilayah Gane Timur untuk di bawa keluar daerah alias Ternate. (Ode)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *