HALTENG – Menyambut arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Halmahera Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Kieraha 2026 di lapangan apel Polres Halmahera Tengah, Kamis (12/3/2026) pukul 08.00 WIT.
Apel yang dipimpin Kapolres Halmahera Tengah AKBP Fiat Dedawanto ini dihadiri Wakil Bupati Halmahera Tengah Ahlan Djumadil, Dandim 1512/Weda Letkol Inf. Fachrozi Fanani, serta unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait.
Kegiatan ini menjadi langkah awal pengamanan terpadu menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sejumlah pasukan gabungan turut disiagakan, mulai dari personel TNI, Polri, Brimob, TNI AL, hingga unsur Damkar, BPBD, Satpol PP, serta personel keamanan perusahaan.
Dalam amanatnya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan stakeholder yang terlibat dalam pengamanan lebaran. Operasi Ketupat 2026 digelar untuk memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik maupun arus balik masyarakat.
Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 28 Maret 2026, sementara arus balik diperkirakan pada 4 April 2026. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, aparat menyiapkan berbagai strategi pengaturan arus kendaraan, termasuk rekayasa lalu lintas seperti contraflow dan sistem satu arah.
Selain itu, sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu juga akan didirikan di berbagai titik guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode mudik Lebaran.
Secara nasional, Operasi Ketupat 2026 melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan dari berbagai instansi, dengan fokus pada keamanan perjalanan pemudik, pengamanan tempat ibadah, serta pusat keramaian masyarakat.
Apel gelar pasukan ini menjadi penanda kesiapsiagaan aparat dalam menjaga suasana tetap kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, tertib, dan penuh kenyamanan.
Kegiatan apel berakhir pada pukul 08.50 WIT dalam keadaan aman dan tertib. (Odhe)



















