23 Ribu KK Bayar Retribusi Sampah tapi Pelayanan Angkutan Sampah Tak Merata

Ternate-Teropongmalut.com, Sedikitnya 15 Kelurahan di Kota Ternate hingga kini belum mendapatkan pelayanan angkutan sampah dari pemerintah kota ternate. Padahal 23 Ribu Kepala Keluarga setiap bulan membayar retribusi sampah kepada pemerintah kota ternate melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Demikian dijelaskan anggota DPRD Kota Ternate Nurlela Syarif, Kepada wartawan di Gedung DPRD Jumat (15/11).

Menurut Nurlela, sesuai hasil rapat dengan Dinas Lingkungan Hidup, didapat data bahwa kurang lebih 20-35 sampah warga kota ternate yang terpaksa harus dibuang ke selokan dan kali mati (Barangka) akibat dari tidak meratannya pelayanan angkutan sampah. “Padahal pemkot ternate mendapat anggaran DID dari pemerintah pusat setiap tahunnya besar, dan untuk tahun 2019 sekitar Rp 41 miliar dana DID, dan salah satu syarat mendapatkan dana itu adalah harus memperhatikan aspek lingkungan” jelas Nurlela.

Lebih lanjut Nurlela, mengaku prihatin dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemkot ternate terkait dengan pelayanan pengangkutan sampah. “Kota Ternate adalah kota yang smart, cerdas, sehat. Tapi dari aspek pengelolaan lingkungan tidak maksimal, apalagi kedepan kita mendorong kota ternate sebagai kota salah satu kota destinasi wisata, dan wisata jaman sekarang yang dilihat adalah aspek lingkungannya” jelas Nurlela.

15 Kelurahan yang belum mendapatkan pelayanan angkutan sampah diantaranya Kelurahan Marikurubu, Maliaro dan Kampung Makassar Timur dan sejumlah kelurahan lainnya. “Karena tidak ada pelayanan angkutan sampah itu mengakibatkan masyarakat mau tidak mau terpaksa membungan sampah ke barangka dan selokan,” jelas Nurlela. (dar)

IMG-20260525-WA0024
previous arrow
next arrow
IMG-20260524-WA0021
previous arrow
next arrow
IMG-20260525-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *