SANANA-TeropongMalut.com, Pemkab Kepulauan Sula nampaknya terus berupaya memberikan tempat yang layak kepada ratusan pedagang yang berjualan dipasar Basanohi. Sebab saat ini kondisi pasar tersebut mulai bocor di bagian atap.
Hal ini terlihat saat Pemkab Kepsul melalui kepala dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindagkop) Djena Tidore didampingi stafnya mengunjungi pasar Basanohi yang akan direhabilitasi pada tahun 2021 ini.
,”Kami perlu benahi infrastruktur pasar Basanohi agar menjadi tempat transaksi yang lebih layak.ini karena sesuai keluhan pedagang selama ini pasar Basanohi mulai bocor dibagian atap, selain itu pasar ini juga akan disulap lebih baik lagi agar nyaman bagi penjual dan pembeli,” ungkap Kadis Perindagkop Kepsul Djena Tidore kepada teropongmalut.com Selasa (27/7).
Lebih lanjut, Djena menegaskan untuk memastikan percepatan pembangunan rehabilitasi pasar Basanohi, saat ini pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap kesiapan material dilapangan. “iya kami juga sudah lihat langsung kesiapan material dan komitmen pihak ketiga sebulan bisa diselesaikan. Namun, tetap kita sesuaikan dengan kondisi cuaca,” kata Djena, Kadis Perindagkop Kepsul.
Kemudian untuk kelancaran pembangunan rehabilitasi pasar basanohi, Pemkab Kepulauan Sula telah melakukan rapat bersama pedagang dan telah menyiapkan Tempat khusus di areal pasar ikan yang masih kosong, namun sesuai permintaan pedagang, mereka lebih memilih direlokasikan di areal taman pasar Basanohi.
“Kami sudah rapat koordinasi bersama pedagang dan hasilnya sesuai kesepakatan mereka direlokasi tepat ditaman pasar Basanohi untuk sementara waktu,” jelanya.
Anak Buah FAM-SAH itu lantas berharap kepada pedagang untuk bersabar. Sebab rehabilitasi pasar basanohi untuk kenyaman baik bagi pedagang maupun pembeli.
“kita semua ingin transaksi ekonomi pada wilayah pasar lebih baik lagi, olehnya itu fasilitas pembangunan yang lebih nyaman harus didukung,” pungkas Kadis Perindagkop Kepsul Djena Tidore. (Drl/red)
















