SULA-TeropongMalut.com, Memiliki garis pantai yang membentang cukup panjang, Kabupaten Kepulauan Sula merupakan salah satu Kabupataen di wilayah Provinsi Maluku Utara yang memiliki potensi kelautan yang cukup melimpah.
Namun sayangnya, eksploitasi hasil laut dianggap belum sepadan dengan potensi yang dimiliki. Hal ini di akibatkan karena minimnya pemanfaatan sarana dan prasarana pada bidang Perikanan yang belum cukup mampu di manfaatkan.
Selain fasilitas tangkapan yang belum cukup memadai, fasilitas di darat pun sejatinya belum mampu difungsikan secara baik oleh Pemerintah. Seperti keberadaan pelabuhan perikanan di Kepulauan Sula yang hingga kini terlihat mati suri.
Hal ini kemudian mendapat sorotan keras dari aktivis perikanan asal Kepulauan Sula, Ikbal Buamona, yang juga adalah Mantan Ketua Bidang Kemaritiman Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate Periode 2017-2018.
Pada awak media, Sabtu (25/09/2021), Ikbal menuturkan bahwa, dalam rangka mendorong sektor Perikanan di Kabupaten Kepulauan Sula, sudah barang tentu Pemerintah Daerah (Pemda) harus menaruh perhatian serius pada sektor ini. Utamanya menaruh perhatian khusus pada seluruh fasilitas pada bidang perikanan, baik itu fasilitas laut maupun infrastruktur darat seperti Pelabuhan Perikanan.
Mengingat, lanjut Ikbal, Pelabuhan Perikanan merupakan tempat pendaratan ikan dari hasil penangkapan para Nelayan, sehingga kebutuhan pelabuhan menjadi penting untuk mendongkrak pengembangan sektor perikanan.
Namun, mirisnya pelabuhan perikanan di Kabupaten Kepulauan Sula telah lama hengkang dari pandangan publik padahal pelabuhan tersebut telah lama di bangun namun tidak dapat di fungsikan oleh nelayan kabupaten kepulauan sula.
“Padahal status pembangunan dari pelabuhan tersebut di kabarkan telah di kembalikan kewenangan sepenuhnya kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku Utara,” bebernya.
Alumni Fakultas Perikanan Unkhair itu juga menambahkan bahwa, pihak DKP Provinsi Maluku Utara (Malut), seharusnya melihat hal ini. Agar kiranya dapat memanfaatkan seluruh Infastruktur yang telah di bangun.
“Mengingat karena pelabuhan perikanan menjadi objek vital dari infrastruktur perikanan, maka kami meminta kepada DKP Provinsi Maluku Utara, untuk memperhatikan pelabuhan perikanan Kepulauan Sula yang sampai sekaran belum bisa di manfaatkan, agar jangan terlihat mubajir,” tutupnya. (Fai/red)
















