Dukcapil Kepsul Bakal Gelar Operasi Yustisi untuk Bikin e-KTP

SANANA-TM, Guna mengejar target data kependudukan Kabupaten kepulauan Sula (Kepsul) pihak dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Dukcapil) bakal mengandalkan operasi yustisi alias sidak ke lokasi pemukiman warga baik yang padat penduduk maupun di daerah pelosok yang diduduki warga dari luar daerah yang belum terdaftar sebagai warga kepulauan Sula.

tak hanya itu pihaknya juga akan mengandakan program jemput bola dengan menurunkan tim ke 80 desa dalam wilayah kepulauan Sula untuk mendata sekaligus perekaman e-KTP dan bagi penduduk yang belum terdata atau belum masuk dalam kartu keluarga (KK) Kabupaten Kepsul untuk langsung dimasukkan sesuai KK dimulai dari usia 0 tahun.

Khusus program jemput bola sudah dilaksanakan pada tahun 2021 dan hasilnya maksimal. Sebab pihaknya mampu menahan stabil angka penduduk dari 106.043 menjadi 106.173.

“Program jemput bola ini sudah jalan di tahun sebelumnya dan Alhamdulillah kami berhasil menahan stabil angka penduduk,” ungkap Kepala dinas Dukcapil Kepsul Bambang Fataruba kepada Teropongmalut.com Selasa (29/3).

Meskipun begitu, Pihaknya masih belum bisa memastikan jalan dan tidaknya program tersebut. Sebab Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk seluruh Dukcapil ditiadakan. Namun pihaknya terus melakukan inovasi yang lain untuk mengantisipasi sehingga data kependudukan sula tetap stabil bahkan naik lagi.

Selain itu, Pemkab Kepsul melalui Dinas kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil) menghimbau kepada seluruh warga Kepsul yang hendak keluar daerah untuk melamar pekerjaan di luar.

Apabila tidak lolos atau tidak diterima maka yang bersangkutan harus kembali mengurus surat keterangan pindah warga negara Indonesia (SKPWNI) kemudian barulah kembali ke Kepsul dan melapor ke dukcapil kabupaten Kepsul untuk didata kembali sebagai warga kepulauan Sula.

“Iya kami harap kalau ada warga sula yang mau kerja di daerah lain dan pindah penduduk, apabila tidak lolos atau tidak diterima maka diwajibkan mengurus surat keterangan pindah warga negara Indonesia (SKPWNI) sebelum balik ke Kepsul” jelas Kadis Dukcapil Kepsul Bambang Fataruba mengakhiri. (DRL/red)

IMG-20260525-WA0024
previous arrow
next arrow
IMG-20260524-WA0021
previous arrow
next arrow
IMG-20260525-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *