Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
HALTENG, Teropongmalut.com – Muhlison warga desa Wairoro Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah Selasa, (14/03/2023) pagi tadi kepada media mengaku di tipu oleh sejumlah warga pemilik lahan. Padahal, lahan-lahan dengan luasan yang berbeda telah mereka jual kepadanya sejak tahun 2016 silam.
Namun, hingga kini masih mendapat janji dari sejumlah warga pemilik lahan tersebut, sehingga dirinya (Muhlison) pernah mengadukan hal tersebut ke Aparat Penegakan Hukum (APH).
Namun sayangnya ngaku tak mampan sampai hari ini. Berikut nama-nama warga yang telah menjual luasan lahan mereka kepada Pak Muhlison diantaranya Demus warga desa Kulo Jaya seluas 4 Ha (Hektar), Novi warga desa Kulo Jaya seluas 4 Ha, Kepas seluas 3 Ha, Sibo seluas 5 Ha, Hibur seluas 4 Ha, Kinde seluas 1 Ha, Ateng seluas 1 Ha dan Dorkas warga Sawai Itepo (Kobe Pante) seluas 2 Ha.
Tetapi sampai hari ini, mereka mengaku lahan-lahan tersebut belum laku terjual oleh perusahaan. Heran saja, kalau lahan-lahan yang dimaksud belum laku terjual. Sementara pembongkaran dari pembebasan lahan sangat gencar dilakukan oleh pihak perusahaan,” jelasnya kesal.
Muhlison juga bilang memperoleh informasi dari sejumlah warga setempat bahwa lahan-lahan di wilayah Transmigrasi sudah ratusan hektar di bebaskan oleh pihak perusahaan. Sehingga menduga dirinya telah ditipu oleh sejumlah warga tersebut,” pungkasnya.














