SANANA-Teropongmalut.com, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kesekretariatan aparatur pengawas pemilu kecamatan. Kegiatan yang melibatkan panwas di 12 kecamatan serta staf sekretariat itu berlangsung pada Rabu (12/4) di Aula Caffe Beta, Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara.
Pelaksanaan Bimtek dilaksanakan menyusul tahapan perhelatan pesta demokrasi Pemilihan legislatif tahun 2024 mulai dilakukan, seperti halnya ferfak DPD dan lainnya. Tak hanya itu Bimtek ini juga bertujuan, untuk memberikan pembobotan kapasitas dan sinergitas antar lembaga dibawah bawaslu seperti panwas kecamatan agar bisa lebih berintegritas dalam mengawasi jalannya tahapan demi tahapan pada Pemilu tahun 2024.
“inti dari kegiatan bimtek adalah untuk mensinergikan kerja di jajaran Bawaslu dengan panwas kecamatan serta kesekretariatan.
“Kegiatan bimtek ini bagi saya intinya adalah mensinergikan kerja kami komisioner Bawaslu dengan panwascam termasuk pihak kesektariatan, karena jika terjadi mis komunikasi antara kami baik dari segi administrasi maupun pengawasan lapangan maka akan mempengaruhi kerja secara keseluruhan” ungkap Ketua Bawaslu Kepsul Iwan Duwila kepada wartawan Rabu (12/4).
Iwan duwila juga menyinggung, akhir akhir ini media sosial diramaikan dengan postingan panwascam terkait keterlambatan pembayaran gaji. Padahal sudah berulang kali diberi bimbingan bahwa pengelolaan keuangan dibawaslu tidak mudah butuh proses yang memakan waktu. “soal perilaku yang suka posting hal-hal internal jangan terulang, kita ini butuh sinergitas dalam menghadapi pemilu” tegasnya.
Dia lantas berharap, Bimtek kesekretariatan aparatur pengawas pemilu kecamatan dapat diikuti dan dipahami oleh seluruh jajaran panwas kecamatan sehingga sinergitas antar sesama bisa terjalin untuk pengawasan yang kuat dan dipercaya publik.
“sebagai penyelenggara yang diutamakan adalah tugas pengawasan, soal yang lain sudah pasti diatur sesuai juknis yang berlaku” pungkas Ketua Bawaslu Kepsul Iwan Duwila. (DRL/red)


















