Tekan Stunting, DKP Kepsul Gencar Sosialisasi B2SA di 15 Desa

SANANA-TM, Guna menekan angka Stunting, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula (Pemkab Kepsul) melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus gencar menyelenggarakan Kegiatan Sosialisasi Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) Berbasis Sumberdaya Pangan Lokal Untuk Penurunan Stunting.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, Hawa Marasabesy kepada media ini Rabu (7/6), menyampaikan, Saat ini pemkab Kepsul melalui instansi terkait terus mendukung tercapainya pengembangan penganekaragaman konsumsi pangan yang diimplementasikan melalui penerapan konsumsi pangan B2SA guna mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas serta pencegahan secara dini kasus stunting.

Adik kandung Wakil Bupati Kepsul itu juga menegaskan hal yang dilakukan saat ini berupa edukasi pola konsumsi di 15 Desa tersebar dipulau Sulabesi dan Pulau Mangoli.

“Intervensi pola konsumsi B2SA saat ini sudah dimulai dari calon pengantin” jelas Kadis Ketpang, Hawa Marasabesy.

Hawa menambahkan, intervensi pola konsumsi sangat penting. Sebab masih banyak ditemukan kasus pola konsumsi yang tidak teratur, paling tidak ada keseimbangan antara vitamin, protein, karbohidrat dan mineral.

“Pola konsumsi tidak teratur sering menjadi kebiasaan orang tua sehingga anak-anak juga terbawa, dengan begitu pemkab Kepsul melalui ketahanan pangan dan instansi terkait lainnya gencar ke desa untuk memberikan pemahaman pola konsumsi yang baik” jelas Kadis Ketpang Hawa Marasabesy mengakhiri (AIZ/Red)

IMG-20260525-WA0024
previous arrow
next arrow
IMG-20260524-WA0021
previous arrow
next arrow
IMG-20260525-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *