Wagub: Negara harus hadir
Ternate-TeropongMalut.com, Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum dalam rangka tindak lanjut Permasalahan Lahan Masyarakat Lingkar Luar Bandara Morotai dengan Pihak TNI AU Pulau Morotai Provinsi Malut.
Rapat dilaksanakan di Ruang Serba Guna pada Jum’at 14 November 2025 dihadiri Komandan Lanud Leo Watimena Morotai, Perwakilan warga lingkar Bandara Morotai, Kanwil ATR/BPN, Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe dan 12 Anggota DPD-RI/BAP.
Dalam kesempatan itu BAP DPD RI mendengarkan aspirasi dari warga Morotai yang disampaikan oleh Ketua Komite Rakyat Morotai Lingkar Bandara Leo Watimena Morotai yang pada intinya meminta TNI AU untuk mengganti rugi lahan warga yang hendak digunakan untuk membangun fasilitas umum.
Sementara itu Komendan Lanud Leo Watimena (TNI AU) dalam tanggapannya menyampaikan bahwa tanah seluas 1.124 hektare merupakan tanah milik negara dan telah menjadi aset negara sehingga tidak bisa lagi dilakukan ganti rugi ataupun dipindah tangankan kepada pihak lain.
Sementara itu Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe, menyampaikan bahwa negara harus hadir. Sebab, pemerintah daerah memiliki keterbatasan anggaran sehingga negara harus hadir, dan kehadiran DPD-RI hari ini adalah bentuk negara hadir dalam menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Morotai saat ini.
“Tidak ada dalam sejarah TNI bermusuhan dengan rakyat, tidak ada. Forum ini adalah forum terhormat,” Jelas Wagub.
Sementara itu Sultan Ternate Hidayatullah Syah, yang juga Senator asal Provinsi Maluku Utara menyampaikan bahwa dulu merupakan bagian dari Kesultanan Ternate dan pada zaman perang Dunia II, Jenderal Mc Arthur, datang meminjam tanah di Morotai untuk digunakan sebagai Bandara dalam menghadapi Jepang waktu itu.
“Waktu itu Jendral Mc Arthur juga menawarkan kepada Sultan Ternate waktu itu kakek saya, agar berdiri sendiri saja nanti Amerika Serikat bantu dengan catatan Morotai jadi pangkalan Militer Permanen Amerika Serikat. Namun tawaran itu ditolak oleh kakek saya, dan kake saya memilih bergabung dengan NKRI,” Jelas Senator Hidayatullah Syah.
Rapat masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. (Tim/red)
















