Morotai, TeropongMalut – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Dehegila, Kecamatan Morotai Selatan, resmi memasuki tahap awal pengerjaan. Pada Selasa (14/04/2026), proses konstruksi ditandai dengan pemasangan bowplang sebagai langkah awal dalam penentuan titik dan struktur pembangunan jembatan.
Tahapan pemasangan bowplang ini menjadi fondasi penting dalam pekerjaan konstruksi. Tim pekerja di lapangan terlihat melakukan pengukuran secara teliti guna memastikan posisi, ukuran, serta kesesuaian pembangunan dengan perencanaan teknis yang telah ditetapkan.
Jembatan Garuda diproyeksikan menjadi akses vital bagi masyarakat Desa Dehegila dan wilayah sekitarnya. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Morotai Selatan.
Komandan Kodim 1514/Morotai, Deni Rustandi Hidayat, menegaskan bahwa pemasangan bowplang merupakan tahapan krusial yang akan menentukan akurasi seluruh proses pembangunan ke depan.
“Pemasangan bowplang ini menjadi acuan utama agar titik dan ukuran pembangunan sesuai dengan rencana. Dengan langkah awal ini, potensi kesalahan konstruksi dapat diminimalisir,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan hasil kolaborasi antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah Morotai.
“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah yang terus bersinergi bersama Kodim 1514/Morotai. Ini adalah bukti nyata komitmen TNI AD dalam membantu pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Morotai kini menaruh harapan besar terhadap hadirnya Jembatan Garuda sebagai simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan di daerah kepulauan tersebut. (Taufik)



















