Labuha. | Teropongmalut.com Jum’at 23/08/19 Kepala Seksi Perlindungan Perempuan Fahima Hamid, S.Km didampingi stafnya Mariani Oktaviana dan Vira Alexander, guna Menyerahkan bantuan berupa Beberapa makanan ringan, susu dan juga kacang hijau yang di anggap bisa membantu memulihkan kondisi tubuh korban srum La Sandi( 5 Tahun ).

“Sebenarnya ini bukan bidang saya, hanya kebetulan kita lagi tangani kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang kebetulan saya diberitahu Ibu Nina (staf yang ikut mendampingi Kasek) kalau ada korban anak kena strum, saya pikir sekalian saja kita mampir disitu untuk serahkan bantuannya” kata Kasek, Ibu yang sering disapa Ima itu saat dikonfirmasi wartawan teropongmalut.com di Rumah Korban 23/08/19.
Sementara itu, Ibu korban Johria Laparu mengatakan bahwa terjadi perubahan signifikan dari sifat korban yang sering kali tidak menghiraukan panggilan yang dilontarkan kedua orangtuanya dan dalam keadaan sadar seringkali sandi meneriaki kata setrum yang berulang-ulang.
“Saya khawatir dengan kondisi anak saya yang sering membentak ketika dipanggil padahal sebelumnya tidak seperti ini bahkan dia sering berteriak dengan mengeluarkan kata strom-strom bagitu” tandas Johria.
Johria menambahkan, bahwa pihak keluarganya sangat berharap upaya hukum yang sementara jalan bisa segera menemui titik terang “hari senin kita dipanggil ke polsek untuk diperiksa kembali dan mungkin akan dipertwmukan dengan pihak PLN dan pemilik Rumah tempat dimana La Sandi srum. Tambahnya. (Nawir)






















