Bendahara Satpol PP Diminta Jangan Tono Sisa Upah Pengamanan Lebaran

Reporter : Odhe
Editor : Odhe

HALTENG, Teropongmalut.com – Bendahara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Halmahera Tengah diminta jangan tono (diamkan) sisa upah pembayaran pengamanan lebaran hari raya idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi.

“Kewajiban sudah kami laksanakan, tetapi hak kami hingga kini belum kami terima sepenuhnya, lucunya lagi upah pengamanan lebaran diduga dialihkan penggunaannya ke kegiatan lain. Itu artinya, Bendahara dan pimpinan diduga telah menyalahgunakan hak-hak para anggota Satpol PP yang telah bertugas pengamanan hari raya lebaran idul Fitri tahun 1444 H/2023 M,” ucap beberapa sumber kepada media ini Selasa tanggal 6 Juni 2023.

Tak hanya itu, dari Sprint yang terbitkan tertuang upah pengaman lebaran Rp 100.000 per hari selama 14 hari pengamanan. Untuk itu, kami harus menerima Rp 1.400.000. Namun, anehnya upah yang kami terima baru sebesar Rp 500.000, sementara Rp 900.000 masih digantung oleh pimpinan dengan alasan upah tersebut digunakan pada kegiatan lain. Pertanyaannya apakah kegiatan itu tak memiliki upah sehingga upah pengamanan kami dialihkan pada kegiatan itu,” kesal sumber ini.

Sumber ini pun mengaku geram mendengar bisikan para anggota seniornya, karena kebiadaban bendahara yang tak tepat waktu menyelesaikan hak-hak para anggota Satpol PP selama ini. Inikan kurang ajar namanya. Masa anak-anak pe hak-hak ngoni abaikan baru kase alihkan upah yang merupakan hak anggota tersebut, tak beres ini bendahara dan pimpinan Satpol PP ini,” tegas sumber ini.

Terpisah, Kasat Satpol PP Hi Sahabudin saat dikonfirmasi via pesan singkat terkait perihal keluhan anggotanya, tetapi lagi-lagi Pak Kasat Satpol PP ini meminta anggota siapa yang mengelu karena ini arahan sekaligus meminta nama sumber yang mengeluhkan hak-hak mereka itu agar dikirim. Terkait dengan peralihan upah, Kasatpol PP mengaku sementara lagi proses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *