Penulis : Odhe
Editor : Odhe
HALTENG, Teropongmalut.com – Sebuah rumah kosan bernama “Kosan Pelangi” yang terletak di desa Lelilef Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah saat ini ditempati sepasang manusia laknat atau manusia pendosa. Sepasang kekasih ini dikabarkan nginap sekamar di kamar kosan Pelangi nomor 4 desa Woebulen sejak lama.

Sepasang kekasih ini sudah bersama sejak lama dan hidup bersama di kamar kosan Pelangi Nomor 4 tersebut. Kedua kekasih ini salah satunya istri orang inisial SW dan belum resmi cerai oleh suaminya. Dia minggat dari tempat tinggalnya di Weda karena tak mampu mempertanggung jawaban sikap dugaan perselingkuhannya sehingga lebih memilih hidup bersama pria lain yang bukan muhrimnya beginian IS yang ngekos di kamar kosan Pelangi nomor 4 itu.
Selain kedua manusia pezina tersebut, informasi yang dihimpun masih banyak pasangan yang bukan muhrim kerap hidup bersama dalam sekamar. Untuk itu, diminta kepada Kepala Wilayah (Camat) Weda Tengah, Kapospol, dan Pemerintah Desa agar melakukan evaluasi agar tidak terkesan membiarkan penyakit masyarakat (pekat) yang berdampak pada musibah yang dapat mengorbankan banyak orang, ” tegas warga ini Sabtu, (20/05/2023) sore tadi.
Menurut warga ini, bahwa pekat kumpul kebo atau perzinaan yang dilakukan manusia laknat dan pendosa di sejumlah kamar kosan di Lelilef sangat meningkat sehingga butuh perhatian semua pihak untuk menerbitkan pekat yang dapat merusak dan menimbulkan dampak musibah yang lebih dasyat di Negeri Fagogoru yang sama-sama kita cintai ini,” tandasnya.
Sebab, satu titik kamar kosan Pelangi nomor 4 di desa Woebulen benar-benar ada terjadi kumpul kebo atau perzinaan karena inisial IS yang bekerja sebagai karyawan ini benar mengurung seorang perempuan inisial SW yang merupakan istri orang yang hingga kini belum resmi bercerai dengan suaminya,” tutupnya.














