LSM LIRA Ancam Laporkan Oknum Perwira Polres Halsel Karena Dugaan Penyorobotan Lahan

Penulis : Odhe
Editor : Redaksi

HALSEL, Teropongmalut.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Provinsi Maluku Utara mengancam bakal melaporkan oknum salah satu perwira Polres Halsel atas dugaan perkara penyerobotan lahan di desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan Kabupaten Halmahera Selatan ke Markas Komando (Mako) Kepolisian Daerah Maluku Utara (Mapolda Malut dan Mabes Polri) terkait dengan prilaku oknum polisi yang di duga kuat membeking salah satu keluarganya soal lahan.

Menurut Pembina LSM LIRA ini bahwa oknum perwira tersebut diduga telah menyalahi tugas pokoknya sebagai anggota polri yakni, pengayom, pelindung dan penegak hukum. Oleh karena itu mendesak Kapolda dan Kapolri agar oknum perwira Polres Halsel ini segera di evaluasi.

Hal ini disampaikan Pembina LSM LIRA Provinsi Malut, Said A. Alkatiri kepada media ini Jumat, tanggal 16 Juni 2023 pagi tadi di desa Kampung Makean Kecamatan Bacan Selatan. Dia mengatakan bahwa terkait dengan sengketa lahan di desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan Kamis, tanggal 15 Juni 2023 kemarin yang sempat terjadi saling klaim kepemilikan tersebut diduga kuat ada bekingan oknum perwira Polres Halsel tersebut, ada apa,” ujarnya.

Said juga menambahkan bahwa mestinya oknum perwira Polres Halsel ini memfungsikan Tupoksinya sebagai Pengayom, Pelindung dan Penegakan Hukum dengan slogan “PRESISI” bukan bertindak arogan terhadap masyarakat yang saling klaim kepemilikan sebidang tanah/lahan di desa Tuwokona Kecamatan Bacan Selatan Kamis, tanggal 15 Juni 2023 di Kantor Desa Tuwokona kemarin.

“Kami menduga oknum perwira Polres Halsel ini berkepentingan besar terhadap lahan tersebut sehingga mengabaikan Tupoksinya sebagai Polri dengan slogan ” PRESISI”. Mestinya oknum ini memberikan pelayanan yang baik dan kopratif terhadap masyarakat yang bersangkutan,” kesalnya.

Sementara di sisi lain lahan tersebut sudah memiliki kekuatan hukum yang mengikat dari Pengadilan Negeri (PN) Labuha dengan Nomor : 3/Pdt.G/2021/PN.Lbh,” tuntasnya.

Oleh karena itu kami mendesak kepada Kapolda dan Kapolri untuk mengevaluasi oknum perwira Polres Halmahera Selatan tersebut,” tegas Said.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *