Merajut Kebersamaan, Menjaga Soliditas Organisasi, dan Menatap Kepemimpinan Baru

Persiapan Musyawarah I Makayoa

​TERNATE-TeropongMalut.com, Pengurus Besar Masyarakat Kayoa (PB Makayoa) Provinsi Maluku Utara tengah mematangkan persiapan Rapat Musyawarah I yang dijadwalkan berlangsung pada akhir November atau paling lambat awal Desember 2026 mendatang. Agenda penting ini bertujuan untuk memilih ketua dan jajaran pengurus baru guna membawa organisasi paguyuban ini menjadi lebih energik dan berdampak luas. 

​Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum PB Makayoa, Dr. H. Rivai Umar, bersama Ketua Panitia Musyawarah I Makayoa, Ir. Abuhari Hamza, M.Si., dalam rapat pemantapan yang digelar di Ternate Senin 26 Oktober 2026.

​Regenerasi Kepemimpinan dan Energi Baru

​Dr. Rivai Umar menyampaikan bahwa masa kepengurusannya bersama para pendahulu telah berfokus mengabdi dan melayani masyarakat. Namun, seiring berjalannya waktu, regenerasi kepemimpinan menjadi sebuah keniscayaan agar roda organisasi dapat berjalan semakin optimal. 

​”Beberapa pengurus termasuk saya sudah uzur dan energinya sudah habis termakan usia. Oleh karena itu, bersama para tokoh seperti Pak Amran, Pak Zafar Umar, Pak Caken, dan arahan dari Wagub Maluku Utara Bapak Sarbin Sehe, kami sepakat segera melaksanakan musyawarah untuk memilih pengurus baru dengan energi yang paling besar,” ujar Dr. Rivai.
 

​Ia juga menegaskan bahwa Makayoa merupakan organisasi paguyuban yang berfokus pada kepentingan dan pelayanan sosial anggota, serta tidak dibawa ke ranah politik praktis. Meskipun demikian, pihak paguyuban tetap menyambut baik jika ada partai politik atau pihak luar yang ingin merekrut warga Makayoa untuk berkontribusi. 

​Soliditas dan Merajut Silaturahmi Lintas Etnis

​Sebagai organisasi paguyuban yang menjunjung tinggi falsafah “di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung”, PB Makayoa senantiasa menekankan pentingnya menjaga norma, akhlak, dan saling menghargai antar-etnis di Maluku Utara. Organisasi ini berkomitmen untuk terus menjadi jembatan penghubung yang harmonis antara warga Makayoa dan masyarakat dari berbagai latar belakang suku. 

​Ketua Panitia Musyawarah I Makayoa, Ir. Abuhari Hamza, M.Si., menambahkan bahwa kepanitiaan bersama steering committee telah menyusun langkah-langkah teknis secara maksimal demi menyukseskan musyawarah perdana ini. Ia memastikan bahwa proses penjaringan dan pendaftaran calon pemimpin akan diatur secara transparan dan terbuka bagi seluruh warga Makayoa yang memenuhi kriteria. 

​Dihadiri Tokoh Akademisi dan Politisi

​Musyawarah I Makayoa ini diprediksi akan menjadi ajang konsolidasi besar karena melibatkan perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di Maluku Utara, seperti Halmahera Selatan (Halsel) dan Tidore Kepulauan. 

​Persiapan ini turut mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi—termasuk para rektor perguruan tinggi seperti Universitas Khairun, IAIN Ternate, dan Universitas Terbuka—hingga para pimpinan partai politik dan pejabat daerah. 

​Melalui musyawarah ini, PB Makayoa berharap roda organisasi dapat terus terjaga soliditasnya, melahirkan pemimpin yang visioner, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat dan Provinsi Maluku Utara. (Tim/red)

IMG-20260806-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *