Berita  

Pekerjaan Jembatan Jalan Tani Desa Lusuo: Kendala Tenaga Kerja dan Alat Berat

Jakarta, TeropongMalut.com – Pekerjaan fisik jembatan Jalan Tani di Desa Lusuo, Morotai Utara, Maluku Utara, menghadapi kendala utama pada tenaga kerja dan penyediaan alat berat. Kesulitan mengangkut alat berat ke lokasi jembatan menjadi tantangan tersendiri. Namun, ketersediaan material dan anggaran dipastikan aman. Pada hari Kamis, 30 Januari 2025.

Kepala Desa Lusuo, Marlon Buwolo, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp “menjelaskan bahwa proyek jembatan Jalan Tani bersumber dari dana Ketahanan Pangan (Ketapang) tahun anggaran 2024 dengan total alokasi anggaran sebesar Rp150 juta.”

Buwolo menegaskan bahwa pekerjaan jembatan sebenarnya tidak menemui kendala berarti. Penundaan terjadi karena kesibukan warga terkait Pilkada serentak. Banyak tenaga kerja yang terlibat memiliki perbedaan pilihan politik, sehingga pekerjaan sempat tertunda. Namun, Buwolo “memastikan bahwa sisa anggaran, material (besi, semen), dan upah tenaga kerja aman.”

Ia menambahkan bahwa pekerjaan jembatan akan dilanjutkan segera setelah situasi politik pasca Pilkada 27 November 2024 mereda dan tenaga kerja kembali fokus. Ketersediaan anggaran, material, dan upah tenaga kerja terjamin.

Buwolo berharap seluruh tenaga kerja dapat kembali bekerja sama untuk menyelesaikan jembatan Jalan Tani agar dapat segera difungsikan. “Ia berjanji akan menyelesaikan proyek tersebut secepatnya agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan publik.”

Sebagai informasi tambahan, jembatan Jalan Tani Desa Lusuo memiliki kedalaman 2 meter, tinggi permukaan 4 meter (total tinggi 6 meter), panjang 13 meter, dan lebar 4 x 4 meter. Anggaran proyek sebesar Rp150 juta berasal dari program Ketapang 2024. (TS)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *