TERNATE, TeropongMalut.com – Kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Pulau Morotai masa bakti 2025–2030 resmi dikukuhkan dalam prosesi yang berlangsung di Hotel Guwen, Kota Ternate. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM berbasis kerajinan di Maluku Utara.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pulau Morotai, Ny. Hikma B. Sibua, hadir langsung menyaksikan pelantikan tersebut yang dipimpin oleh Ketua Dekranasda Provinsi Maluku Utara, Ny. Mutia Alwia Yasin Sarbin. Selain Morotai, pengukuhan juga dilakukan secara serentak untuk pengurus Dekranasda Kabupaten Halmahera Selatan dan Kabupaten Kepulauan Sula.
Dalam keterangannya usai acara, Ny. Hikma B. Sibua menegaskan bahwa kepengurusan yang baru memiliki tanggung jawab besar untuk menjalankan mandat strategis dari tingkat provinsi hingga ke daerah.
Ia menekankan tiga fokus utama yang akan menjadi prioritas kerja Dekranasda Morotai, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pengrajin, penguatan desain dan estetika kemasan produk, serta percepatan digitalisasi pemasaran.
“Morotai merupakan daerah pariwisata. Karena itu, produk kerajinan kita tidak boleh hanya dikenal secara lokal. Kita harus mampu menembus pasar global melalui digitalisasi, kurasi produk yang ketat, serta memastikan adanya perlindungan hak kekayaan intelektual (HAKI) dan sertifikasi halal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh jajaran pengurus, khususnya Ketua Harian yang berada di bawah koordinasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi, dapat membangun sinergi kuat dalam meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Dekranasda Morotai, Ny. Mery S. Pawane, turut memberikan dorongan kepada seluruh pengurus agar segera bergerak cepat dan bekerja nyata di lapangan. Ia menilai, kolaborasi yang solid menjadi kunci utama dalam mendorong UMKM Morotai naik kelas dan lebih mandiri secara ekonomi.
“Setelah pengukuhan ini, seluruh pengurus harus langsung turun mendampingi para pengrajin. Produk yang dihasilkan harus memiliki daya saing tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kehadiran pimpinan Dekranasda Morotai dalam pengukuhan kolektif di Ternate ini mencerminkan kesiapan daerah tersebut dalam mengembangkan potensi kerajinan lokal sebagai bagian dari kekuatan ekonomi baru. Dengan strategi yang terarah, Morotai optimistis mampu mengangkat warisan budaya menjadi produk unggulan berkelas dunia.
(Redaksi: Taufik Sibua)













