Morotai, TeropongMalut.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekarno Morotai menghadapi kendala dalam memberikan layanan visum yang optimal akibat belum tersedianya dokter forensik. Kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat visum merupakan bagian penting dalam penanganan kasus kejahatan pidana dan seksual.
Menurut Direktur RSUD Soekarno Morotai, dr. Diana, idealnya pemeriksaan visum dilakukan oleh dokter forensik yang memiliki kompetensi khusus di bidang tersebut, bukan oleh dokter spesialis atau dokter umum. “Namun, hingga saat ini, RSUD Soekarno Morotai belum memiliki dokter forensik,” ujarnya pada Minggu, 21 September 2025.
Dr. Diana menjelaskan bahwa biaya visum di RSUD Soekarno Morotai sebenarnya relatif terjangkau, dengan tarif maksimal Rp50.000 dan bahkan bisa digratiskan. Akan tetapi, proses visum memerlukan tahapan pemeriksaan yang tidak termasuk dalam standar layanan BPJS. Hal ini menyebabkan biaya tambahan seperti penggunaan BMHP dan obat-obatan menjadi tanggungan pasien, sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda).
“Pasien yang mengalami kecelakaan dan tidak ter-cover oleh BPJS akan terdata sebagai pasien umum, sehingga biaya visum akan dibebankan kepada mereka,” jelas dr. Diana.
Pihak rumah sakit memberikan solusi bagi pasien kurang mampu melalui kebijakan keringanan biaya dengan persyaratan tertentu. Namun, jika pelayanan di luar tanggungan BPJS digratiskan tanpa dasar yang jelas, hal ini dapat menjadi temuan bagi pemerintah daerah.
Lebih lanjut, dr. Diana mengungkapkan bahwa ketersediaan dokter forensik sangat terbatas dan langka. RSUD Soekarno Morotai yang baru berstatus tipe C seringkali harus merujuk pasien yang membutuhkan visum ke rumah sakit di luar Morotai.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat menjalin kerjasama dengan dokter forensik agar layanan visum dan autopsi jenazah dapat dilakukan di RSUD Soekarno Morotai,” harapnya.
RSUD Soekarno terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pengadaan alat-alat kesehatan modern. Langkah-langkah perbaikan terus dilakukan secara bertahap demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Morotai. (TS)
















