Puluhan Pekerja Asal Patani Enam Bulan Kewalahan Dapat Rekomendasi Desa

Ilustrasi-Dugaan-Korupsi-Dana-Desa

Halteng. teropongmalut.com – Salah satu pekerja warga Patani kepada wartawan mengaku kesal terhadap pelayanan pemerintahan desa di Kecamatan Weda Tengah. Pasalnya, kurang lebih 11 orang kami datang untuk melamar bekerja diperusahaan akan tetapi harus meminta rekomendasi dari desa di wilayah pertambangan.

Namun selama 6 bulan ini kami belum mendapatkan rekomendasi desa dari dua desa di Kecamatan Weda Tengah ini yakni desa Woebulen dan Lelilef Sawai,” ucapnya via telpon Minggu, (13/01/2019) siang tadi.

Akhirnya kata warga yang diketahui Isra Ibrahim ini mengaku kesal dengan kinerja kedua pimpinan desa di Kecamatan Weda Tengah ini. Sebab, enggan memberikan kami rekomendasi padahal kami ini warga Kabupaten Halmahera Tengah,” paparnya.

Isra juga mengaku, untuk bertahan hidup di desa orang kami 11 orang diantaranya Yohan Adaban, Isra Ibrahim, Ubaid Jailan, Faisal Bakar, Sutrisno Jailan, Akbar Musa, Najib Samad, Abdullah Muhdar, Dirman Mansur, Ismun Julhija dan Munawir Muhammad terpaksa mencari pekerjaan untuk bisa bertahan hidup di desa orang lain sambil mendapatkan rekomendasi dari desa,” jelasnya.

Hingga berita ini ditayangkan kedua Kepala Desa di Kecamatan Weda Tengah khususnya desa Woebulen dan Lelilef Sawai belum sempat dikonfirmasi. (Od)

IMG-20260525-WA0024
previous arrow
next arrow
IMG-20260524-WA0021
previous arrow
next arrow
IMG-20260525-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *