Reporter : Odhe
Editor : Redaksi
Halteng, Teropong malut.com – Ratusan warga desa Damuli Kecamatan Patani Timur Kabupaten Halmahera Tengah mulai action melakukan aksi mendesak kepada pemerintah daerah, pemerintah kecamatan dan semua pihak agar mencopot Ade Hi Rahim dari jabatan Kepala Desa Damuli.

Aksi demonstrasi warga desa Damuli yang berlangsung Senin, (23/5/2022) pagi kemarin diduga karena warga tak tersinggung atas sikap Kepala Desa Damuli Ade Hi Rahim terkait dengan pergantian perangkat desa yang dinilai secara sepihak.
Tak hanya itu, beberapa program desa serta sebutan Ijazah Palsu pun diungkapkan dalam aksi tersebut.
Terpisah Kepala Desa Damuli Ade Hi Rahim menanggapi aksi demonstrasi yang dilakukan warga sebagai berikut : pertama soal dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang belum cair lantaran terkendala dengan laporan pemerintahan yang lama,” akunya.
Yang kedua lanjut Kades dana bantuan langsung tunai dapat di cairkan baru-baru ini. Itupun pemerintahan yang lama membuat surat pernyataan untuk menyelesaikan laporan program melalui Arid Rabby,” ucapnya.
Selain BLT, anggaran jalan juga di sorot oleh masyarakat. Sorotan itu terjadi karena anggaran jalan 40 juta kami alihkan ke program lain karena kalau pun itu dipaksakan sudah tentu program jalan tak bakalan tuntas atau selesai,” jelas Kades.
Kades juga menyampaikan bahwa dana bantuan langsung tunai yang dapat di cairkan tiga bulan dan dana sudah kami serahkan kepada masyarakat. Sebesar 70 juta lebih dana BLT yang dicairkan.
Kalau soal sorotan ijazah palsu, itu sudah selesai di Polres Halteng, karena belum lama ini Kepsek sudah memberikan keterangan di hadapan penyidik Polres Halteng
“Bagini, ijazah itu kemarin so selesai di Polres karena dari Polres so pangge lembaga yakni Kepala Sekolah itu kong Kepala Sekolah so jelaskan samua sudah sehingga so tara masalah karena Kepala Sekolah so jelaskan samua. Jadi barang (kasus ijazah palsu) itu tong so anggap selesai,” sebut Kades lagi.
Terpisah Kasat Reskrim Polres Halteng, Iptu Taufik Saimima saat dikonfirmasi atas perkembangan perkara ijazah palsu Kades Damuli Ade Hi Rahim yang dilaporkan warga hingga kini belum sempat memberikan klarifikasi hingga berita ini di-publish media ini.




















