Haltim, TeropongMalut.com — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan di Provinsi Maluku Utara. SMA Negeri 2 Halmahera Timur dinilai layak mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara, menyusul prestasi gemilang yang ditorehkan para siswanya di ajang internasional. Sabtu (18/04/26)
Prestasi tersebut menjadi bukti nyata bahwa SMAN 2 Haltim memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Karena itu, dukungan pemerintah dalam bentuk peningkatan fasilitas pendidikan dinilai sangat penting, mulai dari penguatan sarana laboratorium, akses teknologi, hingga pembinaan riset yang berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus melahirkan lebih banyak generasi berprestasi yang mampu bersaing di tingkat global.
Dua siswa terbaik SMAN 2 Halmahera Timur, Wibi Hamidah dan Sitti Namira Said, berhasil mengharumkan nama daerah sekaligus Indonesia di ajang Terengganu International Science Fair (TISF) 2026 yang digelar di Malaysia pada 16–20 April 2026.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, keduanya sukses meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Gold Award dan Best Poster.
Kepala SMAN 2 Haltim, Syamsulrijal A. Gani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras, semangat, dan perjuangan panjang para siswa.
“Ini adalah pencapaian luar biasa di tingkat internasional yang tidak diraih dengan mudah,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Ia menjelaskan, kedua siswa tersebut mengusung penelitian berjudul “Banana Peel Extract Biomulch as a Sustainable Mulching Strategy to Support Nutmeg Cultivation: A Preliminary Study from East Halmahera, Indonesia.”
Penelitian ini mengangkat potensi lokal Halmahera Timur sebagai solusi inovatif dalam mendukung pertanian berkelanjutan. Dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti kulit pisang dan pati singkong, mereka mampu menghadirkan gagasan yang mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Menurut Syamsulrijal, perjalanan menuju ajang tersebut tidaklah mudah. Berbagai tantangan harus dihadapi, mulai dari proses riset yang panjang, keterbatasan fasilitas, hingga persiapan presentasi yang intens.
“Namun dengan bimbingan penuh dedikasi dari para pembimbing serta dukungan sekolah dan berbagai pihak, mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi,” katanya.
Ia juga mengapresiasi kemampuan kedua siswa yang mampu bersaing dengan peserta dari berbagai negara. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pelajar Halmahera Timur memiliki potensi besar untuk tampil di panggung global.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para pelajar lainnya untuk terus berani bermimpi, berinovasi, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Syamsulrijal turut menyampaikan terima kasih kepada tim pembimbing Kaspia, S.Pd., Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretaris Komisi IV DPRD Malut Dr. Haryadi Ahmad, serta para sponsor seperti Rumah KIR, PT Antam Tbk, dan PT Arumba Jaya Perkasa.
“Semoga capaian ini menjadi langkah awal menuju prestasi-prestasi gemilang berikutnya, sekaligus membawa nama Halmahera Timur semakin dikenal di kancah internasional,” pungkasnya. (Uci)



















