Teror Berulang, Negara Bungkam, Warga Patani Barat Ultimatum Pemda

HALTENG ~ Jeritan warga Patani Barat Halmahera Tengah akhirnya pecah ke ruang publik. Dalam surat terbuka yang diunggah Iwan Wandy di grup Facebook Nuansa Halmahera Tengah, masyarakat melontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah yang dinilai gagal memberi jaminan keamanan.

Pengrusakan kebun, rumah, dan tanaman warga terus terjadi secara berulang. Ironisnya, setiap kasus selalu berujung tanpa pelaku. Situasi ini memicu ketakutan kolektif, warga kini bahkan tak lagi berani pergi ke kebun, sumber utama penghidupan mereka.

Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, warga justru hidup dalam bayang-bayang teror. Mereka menilai pembangunan fisik tak ada artinya tanpa perlindungan nyata. “Infrastruktur tanpa keamanan hanya melahirkan ketakutan,” tegas isi surat tersebut.

Lebih jauh, warga mengaku kehilangan kepercayaan untuk berurusan langsung dengan aparat keamanan. Mereka mendesak bupati, wakil bupati, hingga DPRD untuk turun tangan, menjembatani komunikasi, dan memastikan keselamatan masyarakat benar-benar dijamin.

Ini bukan kejadian pertama. Korban telah berjatuhan, kerugian terus menumpuk, namun respons pemerintah dinilai lamban dan tak tegas. Warga pun melontarkan pertanyaan tajam, apakah semua ini belum cukup menggugah kepedulian para pemimpin daerah?

Jika negara terus abai, masyarakat memberi sinyal keras, mereka siap mengambil langkah sendiri melalui pengamanan swadaya. Sebuah peringatan terbuka bahwa kesabaran warga berada di ujung batas.

Komentar warga lainnya memperkuat kegelisahan tersebut. Mereka menggambarkan kondisi yang “merana”, hidup dalam dilema antara rasa takut dan tuntutan ekonomi keluarga.

Surat terbuka ini bukan sekadar keluhan. Ini adalah ultimatum. Pemerintah daerah dituntut berhenti diam dan segera bertindak sebelum situasi benar-benar lepas kendali. (Odhe/Red)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *