Mohon Pamit Kapolda Maluku Utara, Jejak Pengabdian, Titik Awal Pengabdian Baru

SOFIFI ~ Kapolda Maluku Utara, Drs Waris Agono, M.Si bersama Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara, Sari Dewi Susanti, S.Pd menyampaikan ungkapan “mohon pamit” sebagai penanda berakhirnya masa tugas di Bumi Moloku Kie Raha.

Dalam pernyataan yang disampaikan secara terbuka, Kapolda mengungkapkan bahwa perjalanan pengabdian selama 1 tahun 1 bulan 16 hari telah menjadi ruang kebersamaan yang sarat makna diwarnai suka dan duka dalam melayani masyarakat Maluku Utara.

“Perjalanan waktu telah mengantarkan kami untuk mengakhiri penugasan di Polda Maluku Utara. Pada akhirnya, kami sekeluarga mohon pamit undur diri untuk melanjutkan pengabdian di bidang yang lain,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian tugas selama menjabat tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari jajaran internal kepolisian hingga masyarakat luas. Ucapan terima kasih pun disampaikan atas kerja sama, doa, dan kepercayaan yang telah diberikan.

Lebih jauh, Kapolda juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama berinteraksi, baik dalam tutur kata maupun sikap. Hal ini menjadi refleksi penting dalam menjaga etika kepemimpinan dan nilai-nilai humanis dalam institusi Polri.

Ungkapan “mohon pamit” bukan sekadar formalitas seremonial, melainkan simbol kerendahan hati, penghormatan, dan kesinambungan pengabdian. Dari Maluku Utara, langkah baru dimulai dan membawa pengalaman sebagai bekal untuk pengabdian berikutnya. (Odhe/Red)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *