SANANA-TM, Panitia Khusus (Pansus) Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Kepulauan Sula tahun 2021 resmi dibentuk dalam rapat paripurna DPRD belum lama ini. Masa kerja yang terbilang singkat membuat Anggota pansus harus maraton dalam menyelesaikan kerja-kerja pansus.
Benar, setelah pembentukan pansus LKPJ, kemudian malamnya langsung action untuk membahas kerangka kerja-kerja pansus. “Setelah dibentuk kami langsung action,” ungkap Adinyong Tidore kepada teropongmalut.com Rabu (13/4)
Dia lantas bercerita usai membahas kerangka kinerja pansus LKPJ, kemudian terbentur dengan agenda kunjungan kerja (Kunker) masing masing komisi, dimana komisi III kunker ke sejumlah Puskesmas, kemudian komisi II ke Pertamina dan SPBU dan komisi I tatap muka dengan masyarakat mangoli Utara dan mangoli barat. “Kerangka kinerja sudah kita bahas,” katanya.
Dengan demikian, tahapan dokumen LKPJ dijadwalkan Minggu depan kembali action dengan segera mengundang kepala-kepala OPD yang terkait kebutuhan dasar masyarakat seperti dinas Kesehatan, RSUD, Dinas pendidikan dan PUPR, untuk dimintai keterangan berdasarkan item kegiatan yang termuat didalam dokumen LKPJ.
Selain OPD tersebut, pihaknya juga segera mengundang semua organisasi perangkat daerah (OPD) karena ditargetkan sebelum Idul Fitri kerja-kerja pansus LKPJ Bupati kepulauan Sula berakhir.
Komposisi struktur Pansus LKPJ Bupati kepulauan Sula (Kepsul) diantaranya, Ketua Adinyong Tidore, Ajis Umanahu wakil ketua, sekretaris sarfil umagapi, anggota lasidi Leko, Ramli Sade, M. Natsir Sangadji, Lajodi Asiran. Ardianto Ruslan, Iksan Umaternate dan Ajhar Makian. (DRL/red)
















