Bentrokan Antar Warga di Lelilef Berujung Berdarah, Tiga Orang Luka Parah

HALTENG, Teropongmalut.com – Kericuhan antar warga di Desa Lelilef Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, pada Senin, (09/09/2024) malam, mengakibatkan tiga orang mengalami luka parah akibat sabetan benda tajam.

Peristiwa berdarah ini melibatkan warga asal Tobelo Kabupaten Halmahera Utara, dan warga asal Kailolo, Ambon. Korban dari pihak Tobelo adalah Renaldi Kuna (25), Samsul Bahri Peleger, dan Ikram Marasabessy (21). Renaldi mengalami luka sabetan benda tajam pada lengan kanan dan kepala kanan, sementara Samsul Bahri mengalami luka di leher dan kepala. Ikram Marasabessy mengalami luka sabetan di lengan kirinya.

Informasi yang dihimpun, kericuhan terjadi sekitar pukul 20.05 WIT. Hingga saat ini, akar permasalahan yang memicu bentrokan belum diketahui. Pihak kepolisian dari Polres Halteng telah turun ke lokasi kejadian dan mengamankan TKP. Para korban saat ini dirawat di Puskesmas Lelilef dan RSUD Weda.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik aksi kekerasan ini. (Odhe/Afe)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *