Maba, TM.com – PNS Senonoh Berkantor Senin Kamis : Sudah 3 hari perkantoran masih nampak sepi mulai pada (7/5) kemarin hari pertama berkantor pasca setelah libur 1 Ramadhan 1440 H Bupati dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Halmahera Timur, Provinsi Maluku Utara, masih saja malas – malasan berkantor.
Ironisya para pimpinan SKPD yang seharusnya menjadi panutan dan memberikan contoh kepada bawahan untuk berkantor juga tak kelihatan karena masih membuat jadwal tambahan libur pribadi, dan sampai pukul 08.20 masih terlihat sepih yang hadir hanya para klening service yang selalu taat dan disiplin.
Dari pantawan media ini Bupati Halmahera Timur Muhdin Ma’bud juga tidak berkantor selama 3 hari ini semenjak hari pertama berkantor karena masih berada di luar daerah, sementara sekda Haltim Moh Abdu Nasar dikabarkan sudah berada di tempat tiba pada pukul 04.00 Wit pagi dini hari tadi namun terlambat datang ke kantor hingga apel pada hari ini tidak dilaksanakan.
Saat ini yang nampak aktif berkantor hanya beberapa kepala SKPD dan para Asisten serta PNS lainya yang sudah berada di lingkup ibu kota Kabupaten Halmahera Timur itupun masih ada saja yang datang terlambat sementara instansi lainya sangat minim dalam ruangan masih nampak jelas kantor tak berpenghuni, sehingga mempengaruhi pelayanan publik di mata masyarakat.

Kepada Wartawan Bahrudin Parangi Kordum Garda Merah Putih (GMP) mengatakan “Sudah 3 hari saya beraktifitas di lingkup pemerintahan untuk pengurusan pribadi dan LSM namun selalu gagal karena beberapa pejabat daerah tidak berkantor mulai pada (7/5) kemarin hingga pada (9/5) hari ini pasca setelah libur 01 Ramadhan 1440 H,” ungkapnya.
Lanjut Bahrudin “Sangat disayangkan kenapa di bulan Ramadhan ini para pejabat instansi menganggap bahwa Ramadhan kali ini adalah bulan libur cuti bersama sehingga berdampak pada masyarakat yang berkepentingan dalam pengurusan maka saya mengklaim pemda Haltim telah mencedrai pelayanan publik maka kami mengharapkan dan menitipkan salam kepada Ir. Muh Din Mabud sebaga Bupati yang punya kewenangan dan kebijakan agar dapat lebih jelih untuk memberikan contoh dan teguran kepada beberapa SKPD Instansi di Haltim yang masih bermalas – malasan,” harapnya.
Sejauh ini belum ada yang bisa di konfirmasi terkait berita yang di publis ini karena saat di konfirmasi ke staf ahli pemda pun tidak mau berkomentar karena dia sendiripun terlambat. (Pul)















