Bupati Sula Pimpin Rombongan OPD menghadap ke BAPPENAS, Bawa Usulkan DAK Fisik Tahun 2024

SANANA-Teropongmalut.com, Dalam rangka meningkatkan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Pemkab Kepsul melalui sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) melakukan Audiensi dengan Bappenas RI terkait dengan usulan DAK fisik tahun 2024, di Jakarta (29/03/2023).

Audiensi itu dihadiri oleh Kepala BAPPEDA, Kadinkes, Kadishub, Kadis Pertanian, Kadis Perkim, Kadis DLH, Kadis Perikanan, Kadis Perindagkop, Kadis Ketpang, Kadis P2KB dan Kasubag Ren PU Kepsul.

Kepala BAPPEDA Kepsul Sahjuan Fatgehipon kepada media ini menyampaikan, dihadapan Ka Subdit Deputi Bidang Sarana, Prasarana dan Transportasi pihaknya memaparkan terkait dengan kondisi geografis Kabupaten Kepsul yang terdiri dari dua pulau besar yakni pulau Sulabesi dan pulau Mangoli dan tersebar 80 desa serta 12 Kecamatan.

Dalam kesempatan itu juga disampaikan usulan bidang-bidang yang menunjang semua sektor pembangunan dikabupaten kepulauan Sula (Kepsul).

Anak Buah FAM-SAH itu menjelaskan pemaparan itu diharapkan dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan yang ada di Kabupaten Kepulauan Sula, bisa menjadi prioritas untuk usulan pembangunan yang akan dibiayai oleh DAK fisik di tahun 2024.

“Kami mohon doa dari masyarakat Kepulauan Sula agar usulan yang telah disampaikan dapat terealisasi sesuai harapan,” ujarnya.

Sahjuan bilang, pertemuan dengan
Ka.Subdit deputi bidang sarana, prasarana dan transportasi sebagai tahapan pembahasan dokumen OPD pelaksana DAK, sebab jika tidak hadiri, nasib kabupaten kepulauan Sula nanti seperti tahun lalu yang hasilnya bisa dilihat Alokasi DAK tahun ini sangat kecil. Padahal tahun lalu Kepsul sudah aman hampir Rp 300 Milyar, namun karena tidak hadiri pembahasan, akhirnya hanya dapat sekitar 12 persen saja.

“Ini tahapan pembahasan dokumen OPD pelaksana DAK dengan Bappenas, kalau kita tidak hadiri, nanti seperti tahun kemarin yang hasilnya bisa dilihat kucuran DAK kecil. Kemarin yang sudah aman hampir Rp 300 M, hanya tidak hadiri pembahasan, Sula hanya kebagian sekitar 12 persen, jadi agenda dengan BAPPENAS ini sangat penting untuk kepentingan pembangunan di kabupaten kepulauan Sula” jelas Kepala BAPPEDA Kepsul Sahjuan Fatgehipon. (DRL/red)

IMG-20260525-WA0024
previous arrow
next arrow
IMG-20260524-WA0021
previous arrow
next arrow
IMG-20260525-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *