Gelar Sidak, PT AMT Sanana Lestari Warning Pangkalan Nakal

SANANA,TM-PT AMT Sanana Lestari Kembali menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) penjualan minyak tanah (Mitan) di sejumlah lokasi, Sabtu (19/11). Sidak yang dilakukan langsung oleh Pimpinan AMT Sanana Lestari Sofyan Anwar, ditemukan sejumlah pangkalan Nakal yang menjual minyak tanah tidak sesuai ketentuan, bahkan ada pangkalan yang tersembunyi alias tidak diketahui masyarakat.

“Dari hasil penyisiran kami hari ini, selain mendapati beberapa warung dan kios yang menjual minyak tanah bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 4.000 yakni berkisar mulai dari Rp 6000 – Rp 7.000 per liter, juga mendapatkan informasi bahwa diduga ada pangkalan minyak tanah yang menjual tak sesuai ketentuan,” kata Pimpinan AMT Sanana Lestari Sofyan Anwar, ketika ditanya teropongmalut.com

Lebih lanjut, Pimpinan AMT Sanana Lestari itu mengatakan terhadap pelanggaran tersebut, tindakan selanjutnya kita akan tegas dengan tidak memberikan stok sampai yang bersangkutan bersedia tidak mengulang lagi dan menjual serta menata pangkalan sesuai ketentuan.

Sofyan Anwar juga memastikan, pangkalan yang didapati menjual minyak tanah tidak sesuai ketentuan atau ditemukan penyalahgunaan seperti hari ini, yakni menjual tidak sesuai HET, dan menjual kepada masyarakatan dan pengecer dengan jumlah tidak wajar, akan diberi sanksi tegas.

“Kita akan tindak tegas dengan memberikan sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Karena ulah pangkalan minyak tanah seperti temuan hari ini sudah sangat menyusahkan masyarakat,” tegasnya.

Kemudian dilapangan pihaknya juga menemukan stok BBM jenis minyak tanah yang masih dipangkalan.padahal waktu penyaluran sudah beberapa pekan lalu,ini artinya tidak ada kelangkaan.untuk itu ia meminta kepada pangkalan agar menjual kemasyarakat dan jangan sengaja menampung.selain itu kedepan pihaknya juga akan melakukan penertiban penjualan dengan menggunakan Kartu Keluarga (KK). Ini dilakukan agar tidak ada lagi ruang penjualan ke masyarakat maupun pengecer dengan jumlah yang besar. (DRL/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *