Gubernur Dan Dikbud Malut, Harus Serius Melihat Kesejatraan Guru

Ternate, Teropong Malut.com- Dinas Pendidian dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Malut, hingga saat ini belum merealisasikan pembayaran honor ratusan guru honorer sudah 8 bulan lamanya. Gaji Guru Honor Daerah (Honda) SMA dan SMK di Kabupaten Kepulauan Sula kini menjadi perhatian Masyarakat Malut.

Ketua PPG yang juga Akademisi FKIP- UNKHAIR, Dr Syharil Muhammad kepada awak Media Teropong Malut.com Senin 7 Februari 2022 menjelaskan hak-hak guru honor (Honda) yang tidak ditunaikan oleh Dibud Malut suda cukup lama.

Gaji Guru Honor Daerah (Honda) yang belum di bayar kata Dr Syharil Muhammad, sangat terasa jika kita biarkan terus berjalan tanpa ada kepastian maka akan melahirkan konsekwensi mutu kerja guru tidak produktif karena hak mereka tak dipenuhi.

“Bebicara peningkatan mutu pendidikan tapi disisi lain kita abaikan kesejatraan guru honor maka kita dianggap tidak serius untuk merespon tuntutan-tuntuan guru, itu juga berdampak pada peningkatan kinerja guru di sekolah serta mutu pendidikan daerah itu sendiri,” jelas Dr Syahril.

Sebagai akademisi Dr Syharil Muhammad menyampaikan kepada yang berwenang Gubernur dan Dikbud Malut, agar serius menyelesaikan hak-hak guru honor di Malut.

Gaji yang terbatas mereka sudah paya, mengajar dan mendidik anak-anak kita, apalagi ini suda medekati Ujian Nasional UN.

Dr Syharil mengharpkan kepada Gubernur dan Dikbud Provinsi Malut, memperhatikan dan merespon tuntutan guru di Kabupaten Kepulauan Sula dan beberpa kabupaten lain di Malut, yang masi tunggakan gaji Guru Honor (Honda) pada tahun sebelumnya (Tamsil/red)

IMG-20260525-WA0024
previous arrow
next arrow
IMG-20260524-WA0021
previous arrow
next arrow
IMG-20260525-WA0027
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *