Penulis: Hairudin Amir
Editor: Odhe Isma
Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah nomor urut 3, Ikram Malan Sangadji dan Ahlan Djumadil, siap berlaga di debat perdana Pilkada Halmahera Tengah 2024. Debat yang akan digelar di Studio Kompas TV Jakarta pada 23 Oktober 2024 ini menjadi panggung bagi mereka untuk memaparkan visi dan misi, sekaligus merebut hati rakyat.
Ikram Malan Sangadji, dengan penuh keyakinan menyatakan, “Kami siap berlaga dan optimis memenangkan hati rakyat. Ini kesempatan kami untuk menyampaikan langsung kepada masyarakat tentang rencana pembangunan Halmahera Tengah ke depan.”
Debat ini juga menjadi jembatan bagi masyarakat Halmahera Tengah yang tidak dapat hadir langsung untuk menyaksikan jalannya diskusi melalui siaran langsung di Kompas TV. Debat kedua yang dijadwalkan pada 17 November 2024, diharapkan akan semakin meningkatkan partisipasi warga lokal dalam proses politik.
Pilkada Halmahera Tengah 2024 diprediksi akan berlangsung sengit, dengan tiga pasangan calon bersaing ketat. Data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halmahera Tengah mencatat Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 73.809 pemilih, terdiri dari 47.178 laki-laki dan 26.631 perempuan. Tingkat partisipasi pemilih menjadi faktor kunci dalam menentukan arah pembangunan Halmahera Tengah lima tahun mendatang.
Ahlan Djumadil, calon Wakil Bupati, mengajak seluruh masyarakat Halmahera Tengah untuk aktif berpartisipasi dalam Pilkada. “Kami mengajak seluruh masyarakat Halmahera Tengah untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November nanti,” serunya. “Pilkada ini adalah kesempatan kita untuk memilih pemimpin yang benar-benar peduli dan bekerja untuk kemajuan daerah.”
Pasangan Ikram-Ahlan berkomitmen untuk memprioritaskan pembangunan yang merata di seluruh Halmahera Tengah, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Debat ini diharapkan menjadi ajang penting bagi para kandidat untuk memperkenalkan program unggulan mereka dan memengaruhi pilihan masyarakat menjelang Pilkada.
Pilkada Halmahera Tengah 2024 diprediksi akan menjadi ajang politik yang penuh tantangan, di mana setiap pasangan calon berupaya merebut perhatian pemilih demi masa depan daerah tersebut.
Ikram, yang memulai karir dari pemda kabupaten, provinsi, dan pusat dengan jabatan yang pernah di emban di Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan di Kemenko Kemaritiman dan Investasi, memiliki jam terbang nasional yang tinggi. Ia sering menjadi delegasi Indonesia dalam event internasional. Terakhir menjadi Pj. Bupati Halmahera Tengah selama 1,7 bulan, Ikram sangat paham permasalahan birokrasi dan pembangunan, serta keuangan, apalagi jika dihubungkan dengan kebijakan nasional. Kemampuan Ikram terbukti mampu mengelola anggaran dari defisit menjadi surplus hanya dalam waktu 1,7 tahun.














