SOFIFI-Teropongmalut.com, Merespon tidak aktifnya proses belajar mengajar pada SMA-N 29 Halmahera selaatan Kecamatan Kayoa Utara, Desa Laromabati Dua bulan terkahir, mengundang reaksi dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Laromabati (IPMAL). IPMAL lantas menggelar aksi protes di depan kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provisni Maluku Utara mendesak Kadikjar Malut Jafar Hamisi, secepatnya menyelesaikan masalah yang sudah terjadi itu. Aksi protes dilaksanakan pada Senin (02/12)
Koordinator aksi Irawan Asek, ditengah-tengah masa aksi kepada awak media menyampaikan, berangkat dari masalah yang terjadi di SMA-N 29 Hal-Sel Desa Laromabati Kecamatan Kayoa Utara, saat ini telah terjadi tarik ulur kepemimpinan kepala sekolah. Akhirnya berimbas pada ketidaknyaman siswa dan guru dalam menjalankan proses belajar mengajar.
“Bahwasanya
kepemimpinan baru yang di SK kan Kadikjar, membuat seluruh masyarakat serta
guru dan siswa melakukan mogok belajar karena dinilai keberadaan Asiwa A.
Mutalib, (Kepala Sekolah baru) membawa
dampak negatif terhadap sekolah” Katanya.
Sementara Ketua IPMAL M. Tauafan Yamin, menegaskan dari hasil advokasi dan investigasi yang di lakukan oleh teman-teman mahasiswa dan alumni bahwa Aswia A. Mutalib, pernah menjabat kepala sekolah di SMA-N 32 Desa Samo Halmahera selatan dan Ia pernah lalai dalam tugas dan tanggung jawabnya.
Hal tersebut dapat dibuktikan beberapa media Online sempat meriliskan dimasa kepemimpinannya sebagai kepala sekolah telah menyalahgunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekolah sebagai kepentingan pribadi dan juga tidak bertugas selama 8 bulan ditahun 2018.
“Kami rasa kasus ini tidak asing lagi bagi Dikbud Provisni. Perlu diketahui menjelang beberapa minggu bertugas di SMA-N 29, Aswia A. Mutalib, juga telah menggantikan spesimen sekolah tanpa ada koordinasi dari pihak kepala sekolah lama maupun Dikbud” kata Taufan.
Olehnya itu, Taufan, meminta dengan tegas agar Kadikjar segera merealisasikan tuntutan Aksi yang dilakukan, diantaranya adalah, Dikjar segera mencopot Aswia A. Mutalib, sebagai kepala sekolah SMA-N 29 Halmahera Selatan, secepatnya menyelesaikan masalah yang SMA-N 29 serta selamatkan nasib guru honor dan siswa. “Apabila tuntutan ini tidak dapat dindahkan maupun direalisasika, maka kami akan melakuan pemboikotan secara terus-menerus” Teriaknya dengan nada tegas
Merespon adanya desakan yang di sodorkan IMPAL, Kadis Dikbud Jafar Hamisi, langsung mengambil langkah dengan melakukan hearing bersama di ruang rapatanya. Hasil hearing, Kadikjar berjanji akan melakukan pemanggilan terhadap Aswia A. Mutalib, untuk dimintai keterangan serta penelusuran kembali terkait dengan kondisi yang terjadi di SMA-N 29 sekarang.
“Setelah hasil diskusi, saya akan melakukan rapat yang melibatkan seluruh staf terkait untuk membentuk tim investigasi, sehingga dalam waktu dekat ini, paling lambat hari jum’at, turun dan cek kembali problem apa yang terjadi disana ” Pungkasnya. (kj/red)

















