SANANA TM – KPU Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) kembali merekrut sedikitnya 55 relawan demokrasi (relasi) untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan presiden dan pemilihan legislatif pada 17 April mendatang.
Komisioner KPU Kepsul, Ramli K. Yakub mengatakan, ada 86 peserta yang mengikuti seleksi relawan demokrasi. Dari 86 itu, diseleksi hingga tinggal 55 orang,”relawan bertugas sosialisasi kepada masyarakat agar nanti pada pemilihan mendatang masyarakat punya semangat untuk datang ke TPS menyalurkan hak suaranya”katanya saat ditemui wartawan di kantor KPU Kepsul, Senin (21/1).
Dari 55 orang yang diterima ini, kata dia, telah diberikan pembekalan dalam bentuk bimbingan teknis (bimtek).Dimana bimtek bertujuan menjadi pegangan bagi relwan agar kedepan ketika ditugaskan ke TPS masing-masing sudah tidak kaku alias bingung dalam berkerja.
“Kita harap dengan bimtek yang sudah diberikan ini teman-teman dapat memahami apa tujuan dan maksud dari pembentukan relasi itu sendiri,” harap Ramli.
Ramli juga melanjutkan,hal ini dilakukan sesuai intruksi langsung dari KPU RI agar seluruh KPU di Indonesia dapat membentuk relawannya.KPU mengumpulkan seluruh relawan untuk dilakukan bimtek. ”Mereka ini akan diturunkan ke desa-desa untuk sosialisasi segala sesuatu yang menyangkut dengan pemilu. Mereka membantu kerja-kerja KPU dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih,” bebernya.
Yang direkrut ini, dia menambahkan, akan bekerja selama kurang lebih 3 bulan. Di pastikan, 55 orang yang ada sekarang ini adalah orang-orang yang belum terlibat sebagai anggota partai maupun tim sukses,”Kami pastikan mereka adalah orang-orang yang bersih dari kepentingan apapun. Karena waktu rekrutmen, kalau ada yang dianggap tidak steril, maka yang jelas akan digugurkan,” Tutup Komisioner KPU Kepsul Ramli K Yakub. (Adl)
























