Maba Teropongmalut.com – Mantan Ketua Cbang PMII Metro Makassar angkat bicara dan ikut mengklaim kinerja Pemeritah Daerah Kabupaten Halmahera Timur bahwa pemda telah gagal total dalam menghadapi dan mebijaki masalah kasus tragedi pembantaian yang sudah berulang kali terjadi di Desa Waci, Kecamatan Maba Selatan, Kabupaten Halmahera Timur.
“Bapak Bupati Kabupaten Halmahera Timur yang kami Hormati, sebagai pimpinan tertingi pemerintahan Kabupaten Halmahera Timur sudah harus, lebih serius membicarakan Langka Strategis Problematika yang terjadi saat ini”.
UU NO. 22 Tahun 1999 Tentang Otonomi Daerah yang kemudian di revisi menjadi UU Nomor 32 tahun 2004 Tentang Pemerintahan daerah Secara Jelas memberikan kewenangan tarhadap Daerah untuk melayani, melindungi serta mengatur segala bentuk kebijakan yang terjadi disetiap wilayah yang dipimpinnya, hal ini Menjadi pukulan telak bagi Kinerja Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati beserta DPRD Kabupaten Halmahera Timur yang telah gagal dalam memimpin, serta memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan Masyrakat.
Kepada wartawan Suratman Kayano mantan Ketua cabang PMII Metro Makassar mengatakan “Pemda Haltim, DPRD serta Ungsur terkait yang melibatkan suluru komponen masyrakat Desa Waci, dalam rangka menyelesaikan kasus yang telah berulang kali terjadi di Desa Kami. Sebab ketika diamati, secara bersama Bukan hanya soal Keamanan tetapi, Ekonomi dalam menjawab taraf hidup juga menjadi faktor penyebab masyrakat harus kembali ke hutan,” ungkapnya.
Lanjut Man “Kejadian yang terjadi saat ini, adalah kegagalan terbesar pemerintah daerah dalam membangun kesejahtraan sosial masyrakat ditegah kebutuhan yang semakin besar, Kami Mengecam keras, tindakan yang tidak manusiawi itu, Pemda, DPRD dan pihak terkait jangan tinggal diam melihat hal yang terjadi,” tegasnya
Maka warga Desa Waci mengharapkan kebijakan dan kerja nyata dari Pemda untuk menyikapi kasus pembantaian tersebut, terlalu sakit untuk direnungi tapi Pemerintah Daerah tidak memperdulikan hal ini seakan – akan Desa Waci bukanlah bagian dari wilayah Kabupaten Halmahera Timur Ya Jou Desa Waci Berduka dimanakah kami mengadu sedangkan kami bagaikan binatang tak bertuan,” tutup Suratman Kayano. (Pul)














