Surabaya, TeropongMalut – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengajak Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) untuk berkolaborasi dalam pembangunan desa guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Hal ini disampaikan Mendes Yandri saat memberikan tausiyah ekonomi dalam Inagurasi Navigator Ansor Masa Depan PW GP Ansor Jawa Timur di Jatim Expo Surabaya, Minggu (13/4/2025).
Mendes Yandri menekankan pentingnya kolaborasi antar berbagai pihak dalam merealisasikan 12 rencana aksi Kemendes PDTT. Menurutnya, Kemendes PDTT tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan visi misi Presiden Prabowo Subianto, khususnya Asta Cita ke-6. GP Ansor, dengan jaringan luasnya dari tingkat pusat hingga ranting, dinilai sebagai mitra strategis dalam pencapaian tujuan tersebut.
“Kita butuh kolaborasi, kita bukan superman, tapi kita super tim,” ujar Mendes Yandri. Ia berharap sinergi antara Kemendes PDTT, GP Ansor, TNI, dan pihak lain dapat mewujudkan program-program pembangunan desa yang terintegrasi. Ke-12 rencana aksi Kemendes PDTT, yang mencakup peningkatan swasembada pangan, air, dan energi, pengembangan desa ekspor, serta pemberdayaan pemuda, akan dipadukan dengan program-program GP Ansor. Kolaborasi ini akan diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS).
Potensi sumber daya manusia (SDM) GP Ansor yang berkualitas juga diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan koperasi desa merah putih, sebuah program unggulan Kemendes PDTT untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam acara tersebut, GP Ansor Jawa Timur mendeklarasikan dukungannya terhadap ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi desa. Deklarasi tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PW Ansor Jawa Timur, Musaffa Safril, kepada Mendes Yandri Susanto. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara GP Ansor dan Kemendes PDTT dalam membangun Indonesia yang lebih maju.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Dirjen PDP Nugroho Setijo Nagoro, Staf Khusus M. Afif Zamroni, Penasihat Menteri Zainudin Maliki, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Ketua Umum GP Ansor Addin Jauharudin, Sekjen GP Ansor A. Rifqi Al-Mubarak, dan Kasad Kornas Banser Syafiq Syauqi. (TS)























