Paska Kericuhan Akibat Miras, Begini Kades Lelilef Woebulen Ajak Warga

HALTENG, Teropongmalut.com – Untuk mengantisipasi kericuhan yang memecahkan persatuan dan kesatuan antar suku, golongan dan agama di wilayah industri Lelilef Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara.

Kepala Desa (Kades) Lelilef Woebulen Faisal Mohammad Djamil menghimbau sekaligus mengajak semua warga tak terkecuali untuk melibatkan diri secara keseluruhan untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban bersama pada akhir tahun dan diawal tahun 2023 ini.

Himbauan ini terkhusus kepada pemuda dan seluruh karyawan yang berdomisili di Lelilef Kecamatan Weda Tengah agar senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban, apa lagi sudara-sudara, adik-adik yang datang di wilayah kami untuk mencari pekerjaan dengan tujuan untuk menghidupi keluarga di kampung.

“Mari torang sama-sama jaga keamanan dan ketertiban bersama pada awal tahun 2023 ini agar lebih humanis lagi,” ajak Kades Lelilef Woebulen.

Kades juga bilang bahwa kita harus bercermin dengan peristiwa kemarin, agar memasuki tahun baru 2023 ini tak lagi terjadi peristiwa yang dapat merugikan semua pihak. Torang harus mengambil pelajaran dari peristiwa kemarin, karena kejadian itu bermula dari ketidakstabilan diri manusia alias mabuk akibat mengkonsumsi minuman keras (miras) yang kelewat dosis,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Kades juga mengecam keras bagi warga terutama para karyawan yang suka meminum minuman keras. Jika kedapatan maka kami selaku pemerintah desa bakal memberikan sanksi keras yakni usir keluar dari desa Lelilef Woebulen.

Kades juga mengaku bahwa bukankah saling menghargai dan saling baku sayang satu sama lain lebih baik. Perihal ini jika kita semua mengimplementasikannya maka saya yakin persatuan dan kesatuan serta kebersamaan kita tetap terjaga.

Jika kita saling baku sayang dan saling menghargai maka sudah tentu teman rasa sudara dan begitu sebaliknya. Basudara bukan berarti kita sedarah atau sudara kandung. Tapi yang dimaksud dengan teman rasa sudara, meskipun berbeda suku tetapi kita semua satu bahasa yaitu bahasa Indonesia,” terangnya. (Odhe)

IMG-20260420-WA0020
previous arrow
next arrow
IMG-20260423-WA0117
previous arrow
next arrow
images - 2026-04-22T235051.720
previous arrow
next arrow
FB_IMG_1776869755543
previous arrow
next arrow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *