Jakarta, TeropongMalut.com – Dalam rangka memastikan kondisi kesehatan para pemimpin daerah, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia menggelar rangkaian pemeriksaan kesehatan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Kegiatan ini berlangsung dalam dua hari, dengan rincian sebagai berikut:
Hari Pertama Pemeriksaan
Pada hari pertama, sebanyak 239 Kepala Daerah mengikuti pemeriksaan kesehatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri pada Senin, 17 Februari 2025. Pemeriksaan ini dilakukan sebagai upaya penjaminan kesiapan dan kondisi kesehatan para pejabat daerah dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan di daerah masing-masing.
Hari Kedua Pemeriksaan
Hari kedua, jumlah peserta meningkat dengan 442 Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Peserta yang hadir meliputi Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota, Wakil Walikota, Bupati, dan Wakil Bupati dari berbagai daerah. Di antaranya tercatat kehadiran pejabat dari Maluku Utara, seperti Sherly Tjoanda Hi dan Sarbin Sehe (Gubernur dan Wakil Gubernur), Drs. Rusli Sibua M. Si Rio Cristian Pawane (Bupati dan Wakil Bupati Morotai), Muhammad Senin (Walikota Tidore Kepulauan beserta Wakil Walikatonya), serta Ali Bassam Kasuba dan Helmi Muksin (Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan).
Agenda Selanjutnya
Sesuai dengan jadwal radiogram Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, hari kedua juga ditandai sebagai hari terakhir pemeriksaan kesehatan seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Selanjutnya, para pejabat tersebut akan mengikuti gladi kotor di Istana Negara pada Rabu, 18 Februari 2025 pukul 07.00 WIB sebagai bagian dari persiapan menuju berbagai agenda strategis pemerintah.
Catatan Kehadiran
Hingga pukul 14.59 WIB, belum terlihat kehadiran sejumlah pejabat, antara lain Walikota dan Wakil Walikota Ternate, Tauhid Soleman beserta wakilnya, serta pejabat dari Kabupaten Halmahera Timur, Halmahera Tengah, Kepulauan Sula, dan Halmahera Barat. Ketidakhadiran mereka dicatat dalam laporan resmi dari Kementerian Dalam Negeri.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memastikan bahwa para pemimpin daerah dalam kondisi prima, sehingga dapat menjalankan tugas pemerintahan secara optimal di tengah dinamika pembangunan nasional. Informasi lebih lanjut dan update mengenai kegiatan ini diharapkan akan terus disampaikan oleh pihak kementerian seiring dengan berjalannya agenda pemeriksaan dan gladi kotor di Istana Negara.
Jurnalis: Taufik Jakarta





























